SuaraJogja.id - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mencatat tidak ada penambahan kasus paparan virus corona yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan hingga Sabtu (1/1/2022) kemarin pasien positif Covid-19 tinggal tiga orang saja.
"Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 aktif di Kulon Progo tersisa tiga kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati dalam keterangannya, Minggu (2/1/2022).
Jika merujuk pada catatan harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, tidak ada penambahan kasus Covid-19 beberapa waktu ke belakang. Tepatnya sejak 26 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 kasus baru Covid-19 di Bumi Binangun nihil.
Dari catatan itu juga tidak diumumkan adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Baik yang berstatus sebagai probable atau yang sudah terkonfirmasi positif.
Baning menjelaskan bahwa tiga kasus aktif Covid-19 yang di Kulon Progo itu semua berasal dari Kapanewon Galur saja. Sedangkan 11 Kapanewon lain yang ada sudah nihil kasus corona aktif.
"Saat ini, 11 kapanewon sudah nihil kasus. Semoga pasien Covid-19 yang masih isolasi segera sembuh dan Kulon Progo segera nol kasus," ujarnya.
Ia menuturkan berdasarkan data yang ada total kasus terkofirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo selama pandemi sebanyak 22.259 kasus. Dengan rincian 21.818 selesai isolasi dan 438 meninggal dunia.
Lebih lanjut, Baning mengatakan saat ini jumlah rukun tetangga dengan kriteria zonasi di Kulon Progo, yakni zona hijau 99,96 persen atau 4.475 RT dari total 4.478 RT, zona kuning 0,04 persen atau dua RT dan zona oranye dan zona merah tidak ada.
Rendahnya kasus paparan Covid-19 tersebut juga didukung dengan capaian vaksinasi yang terus bertambah.
Baca Juga: Sempat Tinggal 1 Kasus, Gunungkidul Tambah 5 Pasien Covid-19 dan 1 Meninggal
Dari total sasaran penerima vaksinasi Covid-19 di Kulon Progo yang mencapai 378.177 orang. Hingga Sabtu (1/1/2021) kemarin sudah mencakup sebanyak 325.999 orang atau 86,2 persen.
Kendati demikian, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo terus mengimbau kepada masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Agar tidak ada lonjakan kasus lagi di kemudian hari.
"Jangan sampai lengah, dan tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sempat Tinggal 1 Kasus, Gunungkidul Tambah 5 Pasien Covid-19 dan 1 Meninggal
-
Lockdown Hari Ke-5, RSDC Wisma Atlet Rawat 229 Pasien Positif Covid-19
-
Kasus COVID-19 di Kulon Progo Turun, Kini Tinggal 4 Orang Berstatus Positif
-
Varian Omicron Masuk Indonesia, Begini Antisipasi Satgas Covid-19 Kulon Progo
-
Sisa 13 Pasien Covid-19 di Gunungkidul, 13 dari 18 Kecamatan Nol Kasus
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik