SuaraJogja.id - Usaha Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan pencarian satu wisatawan yang hanyut di Muara Sungai Serang Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Radinka Putri (9) warga Pusporenggo, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah itu ditemukan pada Kamis (6/1/2022) siang.
"Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di sungai serang sebelah timur dermaga wisata Pantai Glagah. Berjarak sekitar kurang lebih 1 km dari TKP arah utara," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta L. Wahyu Efendi dalam keterangannya kepada awak media.
Wahyu menjelaskan kronologi penemuan korban bermula dari seorang pemancing yang melihat sebuah benda mengapung. Kemudian temuan itu dilaporkan ke pegawai TPR Glagah serta diteruskan ke Posko Satlinmas Glagah.
Selanjutnya laporan itu langsung diteruskan ke posko SAR Gabungan. Mendapat laporan itu petugas lantas melakukan pengecekan dan ternyata benar itu adalah satu dari korban hanyut kemarin.
"Petugas langsung melakukan evakuasi, sesuai ciri yang ada memang dinyatakan adalah korban laka air di Muara Sungai Serang. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Wates dengan armada ambulan PMI Kulon Progo," ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, mengatakan kondisi korban saat ditemukan masih utuh. Begitu pula pakaian yang digunakan masih seperti yang digunakan saat peristiwa nahas terjadi.
"Setelah dievakuasi kami kroscek kembali dan benar bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sedang kita cari. Kondisi korban masih utuh dan pakaian yang sempat dikenakan juga masih menempel," kata Aris.
Atas kejadian ini, Aris mengimbau kepada masyarakat khususnya wisatawan untuk tidak berenang di laut maupun mendekati daerah yang terlarang. Terlebih area yang memang tidak diperuntukkan untuk wisata.
"Wisatawan kami imbau untuk tidak mendekati tempat yang terlarang (kawasan muara sungai Serang) dan tidak mandi di laut," tegasnya.
Baca Juga: Khawatir Mangkrak, DPRD Kulon Progo Desak Plaza Kuliner Pantai Glagah Segara Dipakai
Dengan ditemukannya satu korban tenggelam di Muara Sungai Serang Pantai Glagah ini maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Semua unsur SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Sebelumnya diberitakan empat orang wisatawan asal Boyolali, Jawa Tengah hanyut di muara Sungai Serang, Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo pada Rabu (5/1/2022) sore. Hingga berita ini ditulis satu orang masih dalam pencarian dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.
"Kejadian sekitar pukul 17.30 WIB. Untuk semua korban merupakan warga Pusporenggo, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah dan masih satu hubungan keluarga," kata Koordinator Sarlinmas Resue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah, Aris Widyatmoko saat dikonfirmasi awak media, Rabu (5/1/2022).
Berdasarkan informasi yang sudah dikumpulkan, identitas para korban adalah Radinka Putri (9), Ismadi (47), Fatih Deandra Auliaska (16) dan Zulfa Ulil Absa (16).
Adapun untuk korban Fatih dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan Radinka yang baru ditemukan juga meninggal dunia. Sedangkan untuk korban atas nama Ismandi, dan Zulfa Ulil Absa selamat dan sudah dibawa ke RS Rizki Amalia kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi