SuaraJogja.id - Ustaz Yusuf Mansur kini tengah menjadi sorotan usai beberapa orang menggugat bisnis yang selama ini dikelola. Ulama kenamaan tersebut dituding telah ingkar janji dalam kerja sama bisnis hotel dan apartemen haji serta umrah.
Berita tentang Ustaz Yusuf Mansur digugat tersebut ternyata juga didengar oleh Rahmat Amroji, pemuda tunanetra yang tinggal di Pedukuhan Dondong, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul.
Ketika mendengar nama Ustaz Yusuf Mansur diucapkan dalam berita, ingatan pelajar kelas 2 SMALB Bogor Kapanewon Playen tersebut melayang ke tahun 2010. Saat itu, di hadapan umat Muslim dalam sebuah pengajian akbar, Rahmat dijanjikan untuk diberangkatkan umrah bersama dua gurunya jika dia sudah hafal Al-Qur'an 10 juz.
"Di depan majelis pengajian di Ngloro, beliau mengatakan akan memberangkatkan saya bersama dua guru saya kalau hafal 10 juz. Saat itu saya baru hafal 2 juz ditambah Yasin," ujar pelajar berumur 20 tahun ini di rumahnya, Senin (10/1/2022).
Sejak janji tersebut diucapkan, Rahmad mengakui memang tidak ada staf Ustaz Yusuf Mansur yang berkomunikasi dengan dirinya atau keluarganya, padahal ia sudah bertemu dengan Ustaz Yusuf Mansur usai pertemuan pengajian di Wilayah Ngloro tersebut.
Beberapa pertemuan tersebut tidak secara empat mata langsung. Rahmat mengaku hanya menjadi bagian dari jemaah pengajian akbar yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Asri Deresan Kota Yogyakarta. Yusuf Mansur memang sering mengunjungi pondok pesantren tersebut.
"Kalau pondok pesantren di Deresan itu memang milik beliau," kata dia.
Rahmat menduga, staf Yusuf Mansur tidak berkomunikasi langsung dengan dirinya terkait janji untuk memberangkatkan umroh dirinya dan dua orang gurunya, tetapi mereka berkomunikasi dengan kedua gurunya tersebut.
Setelah 11 tahun lebih, janji untuk memberangkatkan dirinya umrah memang belum terealisasi. Namun, putra sulung pasangan Priyanti-Suyidi ini mengaku tak berharap banyak dengan janji tersebut. Baginya, ibadah umrah adalah panggilan Allah SWT; jika sudah waktunya, ia pasti berangkat.
Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Ancam Polisikan Sejumlah Orang karena Dituding Penipu
"Kalau sudah waktunya saya pasti berangkat. Entah itu melalui beliau (Yusuf Mansur) atau dengan cara lain," tutur dia.
Sang ibu, Priyati, mengungkapkan, anak sulungnya tersebut tak pernah merisaukan dan menanyakan realisasi janji Yusuf Mansur untuk berangkat umrah. Bahkan ketika Priyati berkomentar negatif terkait janji umrah tersebut, Rahmat langsung menyangkalnya.
"Sudah to Bu. Umrah itu panggilan Allah. Kalau kita sudah dipanggil pasti kita akan ke sana. Kalau sekarang belum, berarti Allah belum memilih kita,"ujar dia.
Korban Bully Waktu Kecil
Rahmat sejak kecil memang bercita-cita ingin menjadi ustaz. Oleh karenanya, sejak umur 7 tahun bocah ini belajar menghafal Al-Qur'an.
Bukan di pondok pesantren, Rahmat ditempa menghafal Al-Qur'an di sebuah Taman Pendidikan Al-Qur'an yang dikelola oleh adik dari neneknya, Mbah Budi Santosa. Melalui metode mendengarkan, Rahmat mampu menghafal ayat-ayat Suci Al-Qur'an.
Berita Terkait
-
Ustaz Yusuf Mansur Ancam Polisikan Sejumlah Orang karena Dituding Penipu
-
419 Jemaah Umrah Berangkat di Tengah Omicron, Menko Luhut Bicara Faktor Keamanan
-
Tak Terima Dituding Penipu, Ustaz Yusuf Mansur Ancam Polisikan Sejumlah Orang
-
PPIU Siapkan Keberangkatan Jemaah Umrah, Perketat Persyaratan
-
Polemik Adopsi Boneka Arwah Yang Dibolehkan, Ini Pernyataan Ustaz Yusuf Mansur
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati