SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul menerima Bantuan CSR berupa Incinerator dan Bantuan Pembangunan Ruang Kreasi UMKM Kalurahan Guwosari di Aula Kalurahan Gowasari pada hari ini (Selasa 11/1/2022).
Incinerator adalah alat yang digunakan untuk membakar limbah dalam bentuk padat dan dioperasikan dengan memanfaatkan teknologi pembakaran pada suhu tertentu. Teknologi ini merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan limbah.
Lurah Kalurahan Guwosari Masduki Rahmat menyampaikan, pemerintah kalurahan adalah salah satu lembaga pemerintah pelayanan publik yang langsung bersentuhan kepada warga masyarakat. Dalam hal pembangunan di Guwosari tentu tidak bisa sendiri, untuk itu harus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten, dengan akademisi, dan pihak swasta.
“Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kami memiliki satu mitra yang selalu berkolaborasi untuk mengatasi masalah di Kalurahan Guwosari, terimakasih untuk rektor Universitas Alma Ata beserta jajarannya, dan pada kesempatan ini membantu mengatasi sampah di Kalurahan Guwosari ini. Kami juga berterima kasih kepada BNI atas bantuannya untuk Kalurahan Guwosari," tutur Masduki, Selasa (11/1/2022).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berterima kasih serta mengapresiasi pada BNI dan Universitas Alma Ata yang telah memberikan bantuan Incenerator dan Bantuan Pembangunan Ruang Kreasi UMKM.
“Terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada Kalurahan Guwosari. Bantuan ini selaras dengan program daerah yang telah kita tetapkan bersama, yaitu Bantul Bersih sampah 2025. Kami berharap masalah sampah bisa selesai di desa, sehingga tidak perlu mengirim sampah ke Piyungan,” kata Halim.
Di samping sektor pengelolaan sampah, lanjutnya, sektor industri kreatif juga menjadi pilar perekonomian di Bumi Projotamansari. Oleh karenanya, bantuan untuk UMKM kali ini sangat mendukung pematangan industri kreatif di Bantul.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Alma Ata Profesor Hamam Hadi mengatakan bahwa pihaknya dengan BNI berkomitmen membangun masyarakat Desa Guwosari dengan bantuan yang telah diberikan. Harapannya inovasi di Kalurahan Guwosari bisa diikuti juga oleh kalurahan lain di Bantul.
“Pemilihan bantuan ini telah melalui diskusi dan pengamatan pada Kalurahan Guwosari untuk menentukan bantuan yang paling tepat bagi masyarakat. Bantuan ini juga selaras dengan program Bantul Bersih Sampah 2025 dan program peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Bantul,” ucapnya.
Kepala Kantor Cabang BNI UGM Sakariza Qori Hermawan menyambut baik ajakan Universitas Alma Ata untuk berkolaborasi memajukan desa di Bantul. Selain bantuan ini, ada tugas lain yaitu mengubah mindset masyarakat.
Baca Juga: Baru Dibuka, Alun-alun dan Lapang Merdeka Sukabumi Dipenuhi Sampah
"Untuk itu kami mohonkan, pendampingan pada masyarakat Guwosari terus dilakukan agar kebermanfaatan dapat semakin dirasakan masyarakat lebih luas,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bonus Atlet Tuna Rungu di Bantul Urung Cair, Begini Penjelasan Disdikpora DIY
-
Bonus Tak Kunjung Turun, Ayah Atlet Tuna Rungu di Bantul Lapor ke Ombudsman
-
Cerita Pria Lulusan SD di Bantul Pembuat Robot Raksasa, China dan Eropa Kepincut Karyanya
-
Kendalikan Harga Minyak Goreng, Bantul Akan Laksanakan Operasi Pasar
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Perlu Mulai dari Nol, Intip Ratusan Peluang Usaha di Pameran IFBC Expo 2026 Yogyakarta
-
Kronologi Kebakaran Rama Billiard Mergangsan: Karyawan Sempat Dengar Suara 'Kretek-kretek'
-
Api Cepat Membesar dan Asap Pekat Kepung Kafe Biliar di Yogyakarta, Sembilan Regu Damkar Dikerahkan
-
Penumpang Internasional YIA Melonjak hingga 53 Persen, Penerbangan Domestik Justru Melemah
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up