SuaraJogja.id - Kemendikbudristek mulai memperbolehkan kampus-kampus yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-2 untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh atau 100 persen. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 tertanggal 21 Desember 2021.
Karenanya Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V DIY pun melakukan monitoring dan evaluasi pada kampus-kampus yang siap menggelar PTM mulai semester baru. Kampus yang akan luring diminta segera menjadwalkan pemberian vaksin booster kepada mahasiwa dan civitas akademika lainnya.
"Lebih dari 98 persen mayoritas perguruan tinggi sudah siap menggelar PTM sesuai pedoman dari kemendikbudristek. Karenanya booster mulai dijadwalkan [kampus] untuk yang sudah mendapatkan e-tiket," ungkap Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Aris Junaidi usai dilantik di kantor L2Dikti, Senin (17/01/2022).
Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini, kampus didorong untuk menggelar vaksin booster. Sehingga ada percepatan vaksin di level pendidikan tinggi dalam rangka mengantisipasi munculnya varian-varian baru COVID-19 seperti Omicron selama PTM.
Baca Juga: Setelah Lansia, 32 Ribu Pelaku Wisata DIY Antre Vaksin Booster
PTM memang perlu segera dilaksanakan secara luring karena kekhawatiran terjadinya learning loss akibat terlalu lama pembelajaran daring. Selama dua tahun pembelajaran jarak jauh, resiko menurunnya kemampuan belajar mahasiswa sangat besar
"Oleh karena itu Mendikbudristek mewajibkan PTM harus dibuka agar tidak terjadi learning loss di Yogya. Kan PTM di tingkat bawah (SD-SMA) juga sudah 100 persen," tandasnya.
Untuk mengantisipasi learning loss selama luring kedepan, Aris meminta kampus secara aktif mengembangkan model maupun modul perkuliahan. Dosen pun diminta menyiapkan modul perkulihan online.
"Karena mengacunya pada learning outcome kita mendorong diadakannya pelatihan untuk semua dosen terkait bagaimana menyiapkan modul pembelajaran, melakukan kuliah yang baik. Kita beri pelatihan terus dari pusat," paparnya.
Sementara Rektor UMY, Gunawan Budiyano mengungkapkan soap menggelar PTM 100 persen pada Februari 2022 mendatang. Sembari menggelar PTM, kampus juga menyiapkan vaksin booster bagi civitas akademikanya.
Baca Juga: Nyambi Edarkan Tembakau Gorila, Seorang Driver Ojol Ditangkap BNNP DIY
"Insya Allah karena kita sudah vaksin semuanya. Februari awal kita ada booster juga," jelasnya.
Berita Terkait
-
Sinergi KKN Unila, UPTD Puskesmas Kalianda, dan PKK Cegah Stunting dan PTM
-
DPR Ingatkan Menteri Satryo: Kemendikbudristek Harus Jadi Contoh, Bukan Sumber Masalah
-
Apa Itu IISMA? Diisukan Terancam Bubar di Tengah Carut Marut Kampus Merdeka
-
Prabowo Bentuk Kemendiktisaintek, Nasib BRIN Menggantung
-
Inovasi Kemandirian Kesehatan: Nucleopad, Solusi Cepat untuk Deteksi Penyakit Infeksi
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
-
Exit Tol Tamanmartani Tidak Lagi untuk Arus Balik, Pengaturan Dikembalikan Seperti Mudik
-
Putra Prabowo Berkunjung ke Kediaman Megawati, Waketum PAN: Meneduhkan Dinamika Politik