Mobil Mercedes Benz yang rusak akibat diamuk massa di Tamantirto, Kasihan, Bantul pada Kamis (27/1/2022) sore. (SuaraJogja.id/HO-Polsek Kasihan)
Usia menabrak pengendara motor, ada seseorang yang akhirnya meneriakinya sebagai maling. Lantaran merasa terancam dengan teriakan tersebut, akhirnya dia melaju terus sampai ke Jalan Bibis lalu ke simpang empat Bangunjiwo.
"Bahkan sesampainya di Pasar Gamping dan sempat menabrak motor lagi karena hendak putar balik. Kaca belakang mobilnya pecah saat itu," katanya.
Mobil itu akhirnya bisa dihentikan di simpang empat Tamantirto. Di situlah emosi warga tak bisa terbendung hingga terjadi aksi pengrusakan.
"Mobilnya penyok karena dirusak oleh massa dan beberapa kaca pecah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Soroti Perusakan Mobil di Bantul, Sosiolog UGM: Perilaku kolektif Ini Muncul Akibat Teresonansi dari Teriakan
-
Main Hakim Sendiri, Polres Bantul Tangkap Pelaku Perusakan Mobil Mercedes Benz di Kasihan
-
Viral Mobil Mercedes Benz Dirusak Massa di Kasihan Bantul, Pengemudi Laporkan Pelaku Perusakan
-
Viral Baby Sitter vs Sapi Duel Rebutan Dot Susu, Warganet: Mau Ketawa Tapi Kasihan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat