SuaraJogja.id - Polres Bantul bergerak cepat mengungkap pelaku yang melakukan pengrusakan dan pengeroyokan terhadap pengemudi mobil Mercedes Benz berpelat nomor B 2996 SBJ. Seperti diketahui, mobil tersebut remuk usai jadi pelampiasan amukan massa di simpang empat Ring Road Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul pada Kamis (27/1/2022) kemarin sekira pukul 16.30 WIB.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, penyebab terjadinya peristiwa itu bermula saat pengemudi mobil yakni MGW (40) terlibat cekcok dengan tukang parkir di sebuah warung makan ayam lantaran mobil yang dikemudikan mengerem mendadak dan hampir menabrak mobil yang saat itu sedang terparkir. Petugas parkir itu pun sempat menegurnya dan menggebrak bagasi mobilnya.
"Si pengemudi keluar dari dalam mobil karena tidak terima bagasi mobilnya digebrak. Di situlah awal terjadinya cekcok," ungkapnya dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Sabtu (29/1/2022).
Kala terjadi cekcok, MGW langsung masuk kembali ke mobil. Merasa persoalannya belum selesai, tukang parkir itu akhirnya
mengejar dan warga lainnya terprovokasi karena ada teriakan maling.
"Setelah sempat terjadi kejar-kejaran, kemudian tepatnya di simpang empat Tamantirto kendaraan berhenti, di situlah terjadi pengeroyokan dan pengrusakan secara beraama-sama oleh beberapa orang. Saat ini sebagian pelaku pengrusakan sudah kami tangkap, untuk korban mengalami luka memar dan mobilnya rusak," terangnya.
Akibat peristiwa itu, korban menderita kerugian sekitar Rp50 juta lantaran kaca mobil dan spionnya pecah. Atas kasus ini, jajarannya tidak tinggal diam.
"Kami tegas agar hal main hakim sendiri ini tidak terulang lagi. Selanjutnya kami langsung melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku dengan saksi-saksi di TKP. Ada video yang menunjukkan muka pelaku termasuk CCTV di lokasi kejadian," katanya.
Lalu pada Jumat (28/1/2022) malam sekira pukul 23.00 WIB Polres Bantul dibantu Polda DIY berhasil menangkap tiga orang diduga pelaku pengeroyokan dna pengrusakan. Kasus ini akan terus dikembangkan.
"Sementara tiga pelaku ini yang berhasil ditangkap. Untuk pelaku lainnya masih dalam pengejaran karena diduga yang melakukan pengrusakan lebih dari enam orang," ujarnya.
Baca Juga: Terekam CCTV, Dua Remaja Diduga Gondol Ponsel di Piyungan Bantul
Dijelaskannya, pelaku pertama adalah ATW (22) asal Banyumas, Jawa Tengah yang perannya ikut mengejar dan ikut naik di atas kap mobil dan memukulnya sebanyak satu kali dan menendang pengemudi dari atas kap sebanyak dua kali. Kemudian dia juga memukul pengemudi satu kali di bagian kepala.
"Dari pelaku kami sita pakaian yang digunakan. Ada pecahan batu juga yang kami amankan," ujarnya.
Adapun motif pengrusakan ialah merasa jadi korban tabrak lari sehingga mengejar dan melampiaskannya. Namun, AKBP Ihsan menegaskan bahwa tindakan ini tidak dibenarkan.
"Walaupun jadi korban dan sudah sempat damai diselesaikan secara kekeluargaan tapi tetap tidak mempengaruhi kasus hukumnya karena ini ada unsur pidananya," kata dia.
Yang kedua adalah MDK (21) warga Condongcatur, Depok, Sleman berperan ikut memukul pakai tangan kosong pada kaca mobil sebelah kanan sebanyak sekali. Lalu nenendang pintu dan melempar batu pada kaca belakang mobil.
"Termasuk naik ke atas mobil lalu menendang bagasi mobil dan diinjak-injak. Motifnya sama yaitu motornya sempat diserempet mobil tersebut," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar