SuaraJogja.id - Ancaman gelombang tiga Covid-19 diprediksi bisa terjadi di wilayah Kota Jogja. Meski begitu, Pemkot belum menemukan ledakan jumlah Covid-19 di Kota Pelajar dan tidak ada sebaran kasus zona merah di kelurahan
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, sejauh ini hanya kasus Covid-19 berstatus zona oranye yang mendominasi di kelurahan.
"Kalau kelurahan zona merah sampai sekarang belum ada. Tapi memang paling banyak zona oranye. Selanjutnya zona kuning bertambah tapi zona hijau ini mulai berkurang," terang Heroe kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).
Ia mengatakan per Rabu ini, terdapat dua kelurahan yang berstatus zona oranye. Sehingga Pemkot mulai melakukan upaya antisipasi, termasuk prediksi terjadinya gelombang tiga Covid-19.
"Disusul dengan kasus penambahan Omicron di Indonesia ini yang juga banyak. Kita juga menyiapkan pembatasan kegiatan sosial masyarakat selama Februari ini," terang Heroe.
Ia menjelaskan, aktivitas yang berkaitan dengan keramaian dan mengundang massa seperti hajatan dan kegiatan kampung, mulai dikurangi. Termasuk pengetata prokesnya.
"Terlihat juga mobilitas di Jogja yang mulai tinggi. Maka dari itu, perlu dilakukan pengetatan di beberapa hal termasuk juga prokesnya. Ini yang kami rumuskan pada perpanjangan PPKM juga dalam menekan potensi penyebaran virus," terang Heroe.
Mengingat banyak aktivitas dan mobilitas warga serta wisatawan akhir-akhir ini, Heroe juga meminta kepada sejumlah pengelola hotel lebih disiplin ketika menerima wisatawan. Meski tidak ada penutupan wisata di Jogja, upaya pengetatan prokes yang diutamakan.
"Jadi harus tegas ketika tamu datang, syaratnya harus diminta. Lalu aturan harus disesuaikan dengan CHSE yang sudah mereka kantongi," kata dia.
Baca Juga: Balikpapan Zona Merah (Lagi), Rahmad Mas'ud Langsung Keluarkan Aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Bukan tanpa alasan Pemkot ngotot meminta sektor hotel dan pariwisata disiplin prokes. Sebab, beberapa kasus baru Covid-19 di Kota Jogja, ditemukan dari pelaku perjalanan luar kota ke Jogja.
"Harapan saya, PHRI ikut mengawasi dengan kondisi ini. Sehingga, penularan Covid-19 bisa ditekan dan tidak terjadi dari pelaku perjalanan," kata dia.
Berdasarkan sebaran kasus Covid-19 di laman resmi corona.jogjakota.go.id, per Rabu (2/2/2022), kasus tambahan mencapai 16 orang. Hingga kini, kasus aktif, atau pasien yang masih dalam perawatan tercatat 113 orang. Jumlah itu naik signifikan sejak Senin (31/1/2022).
Berita Terkait
-
Balikpapan Zona Merah (Lagi), Rahmad Mas'ud Langsung Keluarkan Aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
-
1 RT di Pasar Manggis Zona Merah, Pemkot Jaksel Belum Berlakukan Micro Lockdown
-
Alert! Positivity Rate Covid-19 Indonesia Sudah di Atas Standar Aman WHO
-
Indonesia Masuk Gelombang Ketiga Covid-19
-
Pemkot Jogja Temukan 10 Siswa Positif Covid-19 dalam 1 Sekolah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci