SuaraJogja.id - Warga binaan yang berasal dari Temanggung diketahui kabur dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sleman atau Lapas Cebongan.
Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sleman, Kusnan menyampaikan berdasarkan pantauan tim yang ada warga binaan yang kabur memanfaatkan kelengahan petugas setempat.
Kusnan menjelaskan warga binaan tersebut dibantu oleh seorang rekannya. Dari rekaman CCTV disebutkan ada seorang teman wanita yang turut hadir di situ.
"Dari hasil pantauan tim kami yang bersangkutan dibantu oleh temannya mungkin, teman wanita dari hasil cctv dia ke arah utara menaiki motor," ucapnya, Jumat (11/2/2022).
Ia menuturkan warga binaan tersebut dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan putusan dua tahun enam bulan. Sedangkan yang bersangkutan sendiri sudah menjalani satu tahun lebih masa hukuman.
"Tinggal separuh menjalani dan yang bersangkutan memang karena punya keahlian dalam pertukangan bangunan melalui pengamatan tim kami. Sehingga karena rajin selama ini dan punya keahlian sehingga yang bersangkutan dibon untuk bekerja," terangnya.
Hingga saat ini petugas masih terus bergerak untuk mencari keberadaan warga binaan yang berinisial JN tersebut. Petugas lapas juga dibantu oleh kepolisian untuk menemukan yang bersangkutan.
"Sampai saat ini tim kami sedang bergerak menuju titik-titik yang sudah investigasi baik dari temen-temen polisi juga. Atas bantuan polisi kami juga bergerak sampai saat ini. Kami bertekad untuk menangkap yang bersangkutan," ujarnya.
Baca Juga: Gelar Razia di Lapas Cebongan, Petugas Gabungan Temukan Barang-barang Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai