Suku Betawi memiliki kesenian khas bernama Gambang Kromong, yang merupakan kolaborasi antara seni musik Tionghoa, rebana, orkes samrah, keroncong tugu, dan tanjidor. Kesenian lain yang dimiliki Suku Betawi yaitu lenong.
Suku Betawi juga memiliki senjata tradisional yaitu golok atau bendo bersarung kayu. Sedangkan rumah tradisional yang ada disebut rumah kebaya dan rumah panggung Betawi. Bahasa yang digunakan Suku Betawi dalam kehidupan sehari-hari yaitu Bahasa Indonesia. Namun, Bahasa Indonesia yang digunakan oleh Suku Betawi diucapkan dengan penuturan dialek Betawi.
4. Suku Baduy
Suku Baduy merupakan kelompok etnis yang berasal dari Provinsi Banten, tepatnya berada di kaki desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Ramgkasbitung. Suku Baduy menggunakan bahasa Sunda dalam berkomunikasi sehari-hari.
Dalam kehidupan masyarakat luas, Suku Baduy dikenal dengan nama lain seperti Orang Kanekes, Orang Badui, dan Urang Kanekes. Suku Baduy tidak mengenal budaya tulis dalam kesehariannya.
5. Suku Osing
Suku Osing merupakan penduduk asli Banyuwangi dan sering dikenal sebagai sub suku dari Suku Jawa. Mereka lekat sebagai etnis yang ramah, penurut, dan menjunjung tinggi gotong royong. Suku ini tersebar di beberapa wilayah yang ada di Banyuwangi, seperti Kecamatan Rogojampi, Kecamatan Songgon, Kecamatan Kabat, Kecamatan Giri, dan masih banyak lagi.
Bahasa sehari-hari yang digunakan oleh Suku Osing yaitu bernama bahasa Osing yang merupakan turunan daru Jawa kuno. Meskipun demikian, dialek yang digunakan pada bahasa Osing ini sangat lah berbeda dengan dialek bahasa Jawa asli.
6. Suku Tengger
Baca Juga: Suku di Pulau Jawa Beserta Domisilinya
Suku Tengger berasal dari Jawa Timur, tepatnya di sekitar Gunung Bromo. Nama Tengger sendiri berasal dari legenda Roro Anteng dan Joko Seger. Suku Tengger tersebar di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, hingga Kabupaten Probolinggo. Suku Tengger dikenal masyarakat luas sebagai suku yang masih menjunjung tinggi adat istiadat.
Misal kepercayaan terhadap Gunung Bromo yang diyakini sebagai gunung suci. Setahun sekali, Suku Tengger mengadakan upacara adat Kasodo sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar dijauhkan dari segala malapetaka. Upacara adat ini dilakukan dengan melarung hasil bumi masyarakat Tengger ke dalam kawah Gunung Bromo.
7. Suku Madura
Suku Madura tidak hanya berasal dari Pulau Madura. Ada beberapa wilayah yang diyakini sebagai asal suku Madura ini. Pulau yang paling terkenal meliputi Kangean, Raas, Gili Raja, dan Sapudi. Suku Madura ini tersebar luas di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Pulau Jawa. Suku Madura memiliki bahasa daerah yang disebut sebagai bahasa Madura.
Itulah sejumlah suku yang ada di Pulau Jawa. Meski pulau kecil, Jawa ternyata menyimpan kekayaan etnis beragam yang menjadi “harta karun” tak ternilai bagi Nusantara.
Kontributor : Alan Aliarcham
Tag
Berita Terkait
-
AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen
-
Bajo Sangkuang, Kampung Nelayan yang Mengapung di Perairan Halmahera Selatan
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%
-
Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan
-
Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan