SuaraJogja.id - Pascakecelakaan di MotoGP Mandalika, pembalap Marc Marquez masih menjalani penyembuhan hingga harus absen dari MotoGP Argentina. Test rider Stefan Bradl pun ditugasi Honda untuk membalap di Grand Prix Argentina akhir pekan ini menggantikan Marquez.
Bradl tak asing dengan motor baru Honda RC213V setelah menyelesaikan sejumlah tes pada tahun ini.
Sang pembalap Jerman selalu mencetak poin dalam sembilan balapan MotoGP secara beruntun musim lalu dengan finis terbaik di peringkat kelima di Argentina.
"Hal terpenting adalah mendoakan Marc yang terbaik dan semoga dia lekas pulih," kata Bradl dikutip laman resmi tim, Rabu.
"Sementara itu, saya akan melakukan yang terbaik untuk Honda HRC dan tim Repsol Honda menempati posisinya.
"Saya telah menyelesaikan beberapa tes tahun ini jadi saya familier dengan Honda RC213V yang baru tapi tiba di akhir pekan MotoGP adalah situasi yang berbeda.
"Saya memiliki kenangan manis di Argentina; saya finis kelima di sana pada 2014 dan ketujuh saat saya terakhir membalap di Termas pada 2016.
"Kami akan bekerja dengan tim dan menentukan rencana akhir pekan ini, saya yakin ini akan jadi akhir pekan yang sibuk."
Setelah dua tahun absen dari kalender karena pandemi, Argentina akan kembali menggelar MotoGP di Sirkuit Termas de Rio Hondo.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Marc Marquez Sekarang, Absen Pada MotoGP Argentina 2022
Sirkuit sepanjang 4,8km itu menyajikan balapan yang mendebarkan selama beberapa tahun terakhir dengan sejumlah tikungan terakhir yang menjadi tempat favorit pembalap melakukan overtaking.
Sejak kembalinya sirkuit itu ke kalender MotoGP pada 2014, Honda telah memenangi empat dari enam balapan yang digelar di Argentina.
Sementara itu, Marquez akan melanjutkan pemulihan dari penglihatan ganda yang dideritanya setelah kecelakaan saat sesi warmup Grand Prix Indonesia di Mandalika.
Pembalap berusia 29 tahun itu mengalami penglihatan ganda ketika melakukan perjalanan kembali ke Spanyol dari Indonesia. Ia menderita episode serupa pada akhir musim lalu setelah gegar otak dalam kecelakaan latihan.
Honda mengatakan Marquez mengunjungi dokter matanya di Barcelona pada Senin untuk medical check-up kedua dengan "perbaikan penting" dalam kondisinya.
Pembalap ini memenangi gelar antara 2013 hingga 2019 namun kesulitan dengan kesehatannya pada tahun-tahun belakangan. Ia menepi pada musim 2020 setelah lengannya patah dan juga melewatkan empat balapan pada 2021. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kondisi Kesehatan Marc Marquez Sekarang, Absen Pada MotoGP Argentina 2022
-
Curhat Tim KTM Red Bull Jelang MotoGP Argentina 2022 Digulirkan, Banyak Logistik Belum Sampai di Lokasi
-
Jelang MotoGP Argentina 2022, Andrea Dovizioso Berharap Bisa Tampil Maksimal
-
Efek Kecelakaan Fatal di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Harus Absen di MotoGP Argentina
-
Masih Pemulihan Pascakecelakaan di Mandalika, Marc Marquez Absen di MotoGP Argentina
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK