SuaraJogja.id - Langkah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa untuk mengizinkan keturunan dari Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi prajurit TNI menuai banyak respons.
Ada yang merespons dengan nada negatif. Namun, beberapa melihat langkah tersebut sebagai pembuka kembali upaya rekonsiliasi oleh pemerintah.
Terkait upaya rekonsiliasi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD memilih untuk memfokuskan secara alamiah saja.
"Ya rekonsiliasi alamiah ya, tidak usah rekonsiliasi itu diupacarakan malah ramai," kata Mahfud ketika ditemui usia salat tarawih di Masjid Kampus UGM, Minggu (3/4/2022).
Menurut Mahfud, rekonsiliasi alamiah itu bahkan sudah berjalan seperti yang terjadi saat ini. Ditambah yang terbaru dari langkah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa terkait izin keturunan PKI tersebut.
"Alamiah aja seperti sekarang, semua boleh, terus yang bukan PKI pun kalau tidak benar dipinggirkan kan gitu. Itu rekonsiliasi alamiah namanya," ungkapnya.
Ia menilai sudah seharusnya proses rekonsiliasi itu tidak memerlukan seremoni berlebihan. Sebab dikhawatirkan justru berpotensi menyebabkan kegaduhan tersendiri hingga menggagalkan upaya rekonsiliasi itu.
"Kalau direncanakan rekonsiliasi ada upacara, ada penelitiannya, ada keputusan ini keputusan itu, malah tidak jadi ramai, bertengkar lagi," tandasnya.
Sebelumnya diketahui pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia dan Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham sedang menyempurnakan naskah akademik Rancangan Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi.
Baca Juga: Keturunan PKI Bisa Jadi Prajurit TNI, Instansi Lain Menyusul? Begini Kata Mahfud MD
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan RUU KKR bagian tindak lanjut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang dibatalkan MK.
“Rancangan Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi menjadi tindak lanjut atas dibatalkannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi,” kata Yasonna.
Tag
Berita Terkait
-
Keturunan PKI Bisa Jadi Prajurit TNI, Instansi Lain Menyusul? Begini Kata Mahfud MD
-
Usulan Jenderal Andika, Anak Eks Petinggi PKI MH Lukman, Tatiana Lukman: Penuntasan Masalah HAM Berat Lebih Penting
-
Keturunan PKI Diizinkan Jadi Prajurit TNI, Mahfud MD: Normatifnya Memang Tidak Ada
-
Sorotan Berita Kemarin, Survei Simulasi Duet Capres Sampai Isu Keturunan PKI Boleh Daftar TNI
-
POPULER: Mantan Kepala BAIS Soal Keturunan PKI Jadi Anggota TNI, Banyak Pohon Tumbang di Bekasi, Publik Sindir Pemkot
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas
-
Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub