SuaraJogja.id - Aksi tawuran yang melibatkan sekelompok orang yang diduga terjadi di simpang empat Jodog, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul pada Senin (4/4/2022) dini hari viral di media sosial. Kejadian itu diunggah di grup Info Cegatan Jogja (ICJ) oleh akun Facebook Fatma Tarulina yang kini disukai lebih dari 5.000 akun dan mendapat komentar lebih dari 3.000.
Dalam unggahannya itu disebutkan bahwa saat itu korban tawuran ada yang dikejar sampai ke halaman rumahnya. Si pengunggah mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lantaran ketakutan.
Informasi yang diperoleh, kronologi tawuran berawal kala rombongan korban bersama teman-temannya sekira pukul 02.00 makan di angkringan. Setelah itu, mereka berputar-putar untuk cari angin.
Dalam perjalanan mereka bertemu dengan teman-temannya yang sedang nongkrong. Kemudian mereka bergabung sehingga berjumlah delapan orang yang usianya masih sekitar 15 tahun.
Saat sedang berkeliling, mereka bertemu rombongan remaja berjumlah sekitar 15 orang yang mengendarai sepeda motor. Diduga rombongan itu mengendarai kendaraannya secara zigzag dan memenuhi jalan.
Saat bertemu itulah kedua kelompok saling serang, ada yang berhasil menyelamatkan diri namun ada pula yang dipukul dengan benda tumpul.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan membenarkan peristiwa tawuran tersebut. Saat itu, anak-anak yang masih remaja itu sedang menunggu sahur.
"Di saat menunggu sahur ada temannya yang mengalami kecelakaan lalu lintas lalu terjadi cekcok akhirnya tawuran," ungkapnya, Senin (4/4/2022).
Jajarannya sudh mengidentifikasi orang-orang yang terlibat aksi tawuran. Ia menegaskan bahwa kejadian itu bukan kejahatan jalanan atau disebut klitih.
Baca Juga: Pasien Covid-19 485 Orang, Pemkab Bantul Klaim Disiplin Prokes Masyarakat Turunkan Tren Kasus
"Kami sudah identifikasi siapa saja ga g terlibat dan akan disampaikan perkembangannya. Dan saya tegaskan kalau kejadian tersebut bukan kejahatan jalanan tapi perkelahian," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Video Warga Gagalkan Aksi Tawuran di Underpass Cibitung, Pelaku Disuruh Merangkak seperti Kaki Seribu
-
Ngeri! Beredar Video Tawuran di Kota Bogor Saat Sahur Hari Kedua, Publik: Darurat Kenakalan Remaja
-
POPULER: Momen Mesra Ariel NOAH dan Celine Evangelista Bikin Resah Publik, Puluhan Pemuda di Jonggol Terlibat Tawuran
-
Masih Awal Puasa 2022, Sudah Ada 5 Titik di Bekasi yang Pecah Tawuran, Publik Singgung Peran Orang Tua
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja