Satu pedagang lainnya, Ibnu Komar yang menjual telur gulung cukup senang dengan gelaran KRJ tahun 2022. Disamping ada kelonggaran aktivitas, batasan waktu lebih lama.
Maka dari itu dalam menjaring pembeli bisa lebih banyak dan makanan yang ia jual lebih banyak yang habis.
"Kalau sekarang kan lebih lama boleh sama pukul 19.00 WIB. Berbeda dengan tahun lalu pukul 17.00 WIB, harus sudah bubar. Jadi terasa cepat sekali kalau tahun kemarin," kata dia.
Ibnu berharap dengan turunnya angka kasus Covid-19 ini even KRJ bisa terselenggara dengan normal lagi. Sehingga warga Jogokariyan serta pedagang yang ikut meramaikan even itu dapat menerima manfaat yang lebih.
Dari pantauan suarajogja.id, sekitar pukul 16.45 WIB, jemaah dan masyarakat sudah memenuhi jalan serta masjid Jogokariyan. Beberapa jemaah yang akan berbuka puasa diperiksa suhu tubuhnya dan juga diberi cairan handsanitazer sebelum masuk.
Tepat pukul 17.45 WIB alarm tanda berbuka puasa dibunyikan panitia. Sejumlah masyarakat lalu menempati trotoar jalan Jogokariyan untuk berbuka dan menyantap makanan yang mereka beli.
Berita Terkait
-
Masjid Jogokariyan Unggah Daftar Menu Berbuka Mulai dari Tongseng hingga Bestik, Netizen: Masya Allah Ngga Kaleng-kaleng
-
Tempat Ngabuburit di Jogja, Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Bakal Sedia 3.000 Takjil Setiap Hari
-
Viral Salat Subuh di Masjid Jogokariyan seperti Salat Id, Jemaah Meluber ke Jalan
-
Nyore: Main ke Jogja, Ngabuburit di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen