SuaraJogja.id - Polda DIY akan menggiatkan kembali kegiatan razia kepada masyarakat yang beraktivitas di malam hari. Hal itu sebagai langkah preventif atas kasus kejahatan jalanan yang kembali marak terjadi di wilayah DIY.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan bahwa kegiatan ini mulai diperketat sebagai penjagaan situasi kamtibmas.
"Kita akan kembali menggunakan razia. Mohon maaf kalau masyarakat DIY diperiksa di malam hari. Itu semata-mata dalam rangka menjaga situasi kamtibmas," kata Yuliyanto di sela konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (5/4/2022).
Polda DIY akan berupaya menemukan orang-orang yang berpotensi melakukan aksi kejahatan jalanan, mengingat kondisi itu kerap terjadi pada saat malam hari.
"Kami upayakan untuk bisa menemukan orang yang mungkin berbuat jahat. Mungkin membawa sajam atau lainnya dan kita lakukan razia," kata Yuliyanto.
Pihaknya juga akan melakukan patroli dan imbauan kepada masyarakat. Tak hanya itu pengawasan di sekolah juga dilakukan.
"Kami lakukan pengawasan di sekolah termasuk meminta tolong kepada orang tua dan keluarga yang memiliki anak remaja. Sebab kasus kejahatan jalan ini yang kerap terlibat adalah remaja," katanya.
Yuliyanto tak menampik bahwa peran warga dan masyarakat cukup banyak membantu kinerja polisi dalam menekan angka kriminalitas termasuk kejahatan jalanan. Namun ia mengingatkan agar warga tidak main hakim sendiri.
"Tentu tidak boleh (main hakim sendiri), karena kita punya aturan yang jelas. Ada mekanisme hukum yang akan menegakkan," katanya.
Baca Juga: Sejarah Klitih: Asal-Usul, Arti Istilah dan Aksi Kejahatan Jalanan yang Kerap Terjadi di Jogja
Ia tak menampik bahwa hukuman kepada terduga pelaku kejahatan jalanan terkadang tidak sesuai yang diharapkan masyarakat. Namun aturan yang telah dibuat dengan adil hal itu harus ditaati.
Terpisah Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi menerangkan bahwa razia malam akan difokuskan pada antisipasi kejahatan jalanan.
"Patroli dengan jumlah yang lebih. Patroli berjalan sekitar pukul 02.00-05.00 WIB. Itu mengingat kejahatan jalanan terjadi pada pukul tersebut," katanya.
Jika seorang warga tertangkap dan terindikasi melakukan kejahatan, akan diperiksa. Polisi juga akan menggeledah termasuk menghubungi keluarganya.
"Semua Polres dan Polresta dan jajaran Sat Reskrim saya perintahkan untuk melakukan kegiatan antisipasi. Kita bekerja tidak semata-mata setelah kasus terjadi, kita perketat lagi razia ini," terang Ade Ary.
Berita Terkait
-
Sejarah Klitih: Asal-Usul, Arti Istilah dan Aksi Kejahatan Jalanan yang Kerap Terjadi di Jogja
-
Disdikpora Bantul Izinkan Penyebutan Nama Sekolah yang Terlibat Tawuran atau Kejahatan Jalanan, Ini Alasannya
-
Kembali Marak Kejahatan Jalanan, Dispar DIY Sebut Berpotensi Rugikan Sektor Pariwisata
-
Pemerintah Kesulitan Tangani Kejahatan Jalanan, Sosiolog Kriminal UGM Sebut Integrasi Antarlembaga Masih Lemah
-
Kasus Kejahatan Jalanan Renggut Nyawa Remaja di Yogyakarta, DPRD Kota Minta Profiling Anak Diperketat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang