Di kesempatan yang sama, Dwi menambahkan, mengingat kegiatan masyarakat di masa Ramadan ini meningkat aktivitasnya, dimungkinkan tindak pidana yang mengincar masyarakat Minggir juga meningkat.
"Pelaku mengambil momen capeknya warga, pada saat lengah setelah sesaat melakukan rangkaian ibadah sehingga dimanfaatkan pelaku," terangnya.
"Monggo modifikasi sistem keamanan mandiri, baik barang berharga, kendaraan dan harta berharga yang sekiranya bisa disimpan, silakan disimpan tidak ditampilkan. Simpan sebaik-baiknya. Rumah yang mau ditinggal dikunci rapat dan dimodifikasi sesuai kebutuhan," pinta eks Kanit Reskrim Mapolsek Mlati itu.
Seorang pelaku yang ditahan, SDT mengaku mencuri sapi atas permintaan BS, rekan aksinya yang kini buron.
Sedianya, sapi hasil curian akan dijual kepada seseorang yang dikenal oleh BS, berada di Kapanewon Turi.
Ia sengaja mengajak anaknya, agar bisa membantunya mengendarai mobil pick up saat beraksi. Kendati demikian, ia tidak mengatakan kepada IS, --sang anak--, kalau akan diminta membantu mencuri sapi.
"Dia baru tahu kalau mau untuk ambil sapi itu ketika sudah di lokasi," terangnya.
Sumanto, yang merupakan korban, kala ditanyai menyebut bahwa, ia cukup kaget melihat sapi di kandang miliknya hanya ada dua ekor dari total tiga ekor yang ada.
Setelah mengetahui hal itu, sekitar pukul 07.00 WIB, ia turut melapor ke polisi. Sapi tersebut, kata Sumanto, rencananya dijual untuk persiapan menyambut Idulfitri.
Baca Juga: Ketemu Kawasaki Ninja ZX-25R Ini di Jalan Bikin Auto Minggir, Knalpotnya Bikin Wajah Gagal Glowing
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo