Suwarni tak mempersoalkan dengan pekerjaannya. Meski menjadi buruh gendong, ia tetap bersyukur wanita seperti dia tetap berusaha dan tidak dipersulit dalam segala aktivitasnya.
"Saya berjuang untuk keluarga, suami sakit, anak-anak juga masih sekolah. Memang saya dibantu dengan KMS selama ini, tapi bagaimanapun saya tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang lain," terang dia.
Suwarni, satu dari sekian ribu wanita yang menjadi tulang punggung keluarga. Menurutnya tak ada yang perlu dibedakan terkait gender setiap manusia. Meski tanpa bantuan dari suami, ibu dua anak ini masih bisa menopang kehidupan keluarga kecilnya.
Terpisah, Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia Yogyakarta, Margareta Tinuk Suhartini mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kepada wanita buruh gendong.
"Jadi kenapa kita memilih buruh gendong?, karena mereka punya jasa yang besar di sini. Kita akan bingung jika tidak ada perempuan ini. Mereka wanita tapi mampu bekerja dengan beban yang berat," ujar Margareta.
Di sisi lain, buruh gendong di Pasar Beringharjo sudah cukup sepuh. Dalam fashion show yang dihelat bersama Dharma Wanita Persatuan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, tak sedikit wanita usia 70-80 ikut memeriahkan acara.
"Artinya meski usia mereka cukup tua tapi masih kuat melakukan aktivitas berat. Berbeda dengan wanita kebanyakan yang sekarang memiliki bekerja di kantor. Mereka patut kami apresiasi, apalagi tak sedikit yang menggantikan peran suaminya," kata dia.
Kegiatan seperti ini, lanjut Margaret akan berlanjut di tahun depan. Nantinya dengan modifikasi acara yang lebih menarik dan tetap menyalakan semangat Kartini.
"Sebagai perempuan kita juga punya kesempatan lebih baik dari laki-laki. Jadi momen Hari Kartini ini kita ingin mengajak perempuan untuk lebih berani dan yakin dapat lebih baik dari laki-laki," ujar dia.
Selain fashion show event itu juga membuka bazaar baju murah. Cukup dengan merogoh kocek Rp2 ribu sudah bisa mendapat baju kebaya dan baju layak pakai.
Berita Terkait
-
Apakah Hari Kartini Libur Tanggal Merah? Ini Penjelasan Lengkapnya!
-
Menjadi Kartini Modern yang Sehat Jiwa, Ini 5 Tips Menjadi Perempuan yang Menginspirasi
-
Rayakan Hari Kartini, Ini 5 Karakter Perempuan Menginspirasi dari Film Favorit
-
Cerita Penjual Bumbu Pasar Beringharjo, Bisa Raup Cuan Lebih Saat Harga Bahan Pokok Naik Selama Ramadhan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Kemenkes Sebut Screening di Bandara Tetap Dilakukan
-
Harga Emas Meroket, Pakar Ekonomi UMY Ungkap Tiga Faktor Utama
-
Terjepit Ekonomi, Pasutri Asal Semarang Nekat Curi Puluhan Baterai Motor Listrik
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa lewat Program Desa BRILiaN yang Telah Menjangkau 5.245 Desa
-
Ibu Ajak Anak Berusia 11 Tahun Bobol Stan Kamera di Mal Jogja, Kerugian Capai Rp145 Juta