SuaraJogja.id - Kantor Kemenag Kota Yogyakarta melarang aktivitas takbir keliling saat malam menjelang idulfitri. Hal itu dikhawatirkan menimbulkan kerumunan dan berpotensi menambah kasus penyebaran Covid-19.
"Hanya takbir keliling yang tidak dibolehkan, karena menyangkut banyak orang," kata Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Nur Abadi dihubungi wartawan, Selasa (26/4/2022).
Nur menjelaskan pihaknya sudah memberikan pemberitahuan kepada seluruh takmir masjid di Kota Jogja. Selain itu tiap kelurahan dan RT/RW diminta cukup melaksanakan takbir malam menjelang idulfitri di masjid terdekat.
"Kalau takbir di masjid atau musola dan di lingkungan masjid masih diperbolehkan. Silahkan saja," terang dia.
Jemaah yang datang juga diperkenankan mengikuti takbiran dari rumah masing-masing. Sehingga meminimalisasi kerumunan di satu lokasi.
"Kita juga harus waspada meski kasus di Kota Jogja sendiri cenderung turun, ada kemungkinan sebaran Covid-19 ketika tidak taat prokes," katanya.
Nur berharap, panitia penyelenggara idulfitri juga tegas dalam menerapkan prokes. Jemaah yang datang ke masjid harus dalam kondisi sehat.
"Biasanya kan banyak pemuda juga yang takbiran, kami minta diingatkan juga prokes tetap dijaga," kata dia.
Disinggung ketika ada kelompok warga tetap menggelar takbir keliling, Nur Abadi menyerahkan penindakannya kepada Pemkot. Mengingat penegakkan berada di ranah Satpol PP.
Baca Juga: Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Ikut Tarawih, Kemenag Kota Yogyakarta Urung Terapkan ke Warga
Berita Terkait
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Lebaran Ketupat: Tradisi Unik Setelah Idulfitri dan Maknanya Bagi Umat Muslim
-
Bobon Santoso Lulusan Mana? Dituding Permainkan Agama karena Kesiangan Salat Id
-
Ratu Sofya Lebaran sama Keluarga Cornelio Sunny, Langsung Disindir: Padahal Hangat Keluarga Sendiri
-
Ikut Antre Open House, Eks Karyawan Bongkar Sifat Rano Karno
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan