Saat itu Putra juga sudah menghubungi polisi untuk melaporkan keadaan tersebut. Namun membutuhkan waktu hingga akhirnya polisi bisa datang ke lokasi.
Kedatangan pihak berwajib itu lantas membuat sekelompok orang tak dikenal itu meninggalkan kediamanan Anik dan Putra tersebut.
Ia memastikan bahwa peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polres Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saya sudah visum. Juga sudah buat laporan polisi ditemani ibu," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Achmad Imam Rifai membenarkan ada laporan masuk terkait dengan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang di Kalasan.
"Iya itu ada kemarin membuat laporan di Polres dan sudah kita terima, tentunya akan berproses dan sesuai dengan prosedur," kata Imam ditemui awak media di Prambanan.
Dalam kesempatan ini Imam mengaku belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Sebab hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan.
"Untuk pelaku memang perlu kita lakukan pendalaman nanti mengarah ke siapa tentu akan kota proses sesuai dengan prosedur," tandasnya.
Baca Juga: 8 Potret Rumah Eross Sheila on 7 di Yogyakarta, Ada Ruangan Khusus untuk Gitar
Berita Terkait
-
8 Potret Rumah Eross Sheila on 7 di Yogyakarta, Ada Ruangan Khusus untuk Gitar
-
Tes Urine di Terminal, Satu Awak Pengemudi Kedapatan Positif Amfetamin
-
34 Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang di Jogja Lengkap, Dijamin Gratis
-
Gabung PSS Sleman, Muhammad Ridwan Targetkan Posisi Utama di Bawah Mistar Super Elja
-
Kereta Api Lodaya Tabrak Truk Dump Mogok yang Melintang di Perlintasan KA Kluwih Gamping, Begini Kronologinya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu