SuaraJogja.id - Arhan Pratama gagal untuk memperkuan timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2021 di Vietnam lantaran tidak mengantongi izin dari klub yang dibelanya, Tokyo Verdy.
Arhan Pratama tidak mendapatkan izin dari Tokyo Verdy dikarenakan kompetisi J-League 2 masih bergulir, sementara ajang SEA Games 2021 bukan termasuk agenda FIFA. Hal itu menjadi alasan utama kenapa Arhan Pratama tidak bisa perkuat timnas U-23 Indonesia.
Seperti yang telah diketahui, mantan pemain PSIS Semarang tersebut bergabung dengan Tokyo Verdy klub J-League 2 pada akhir Maret kemarin. Hingga saat ini Arhan Pratama belum mendapatkan kepercayaan untuk melakukan debut bersama tim barunya.
Mendengar kabar terkait keputusan Tokyo Verdy yang tidak melepas Arhan Pratama ke SEA Games 2021, Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI memakluminya.
Dilansir dari laman resmi PSSI.org, Mochamad Iriawan mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Arhan Pratama.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Pratama Arhan dan memang dirinya harus fokus ke klub Tokyo Verdy karena dia baru saja bergabung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi,” kata Mochamad Iriawan.
Selain itu, Ketua Umum PSSI memberikan keterangan bahwa dirinya hampir setiap hari melakukan komunikasi dengan Pratama Arhan via video call.
Ketum PSSI mengakui jika tenaga Arham Pratama sangat dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong untuk membantu capai target emas di SEA Games 2021.
“Arhan sebenarnya dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong demi target mendapatkan emas di SEA Games 2021. PSSI tetap mendukung karirnya di klub Tokyo Verdy, semoga timnas selanjutnya Arhan bisa bergabung,” ucap Iriawan.
Baca Juga: PSIS Semarang Doakan Alfeandra Dewangga Sukses Tampil di SEA Games
Sementara untuk pemain aboard lainnya seperti Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Elkan Baggott dan Witan Sulaeman dikonfirmasi bisa bergabung dengan skuad timnas U-23 pada SEA Games 2021 di Vietnam.
Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Doakan Alfeandra Dewangga Sukses Tampil di SEA Games
-
Bek Persib Kakang Rudianto Legawa Tak Masuk Skuad Timnas U-23 untuk SEA Games
-
Shin Tae-yong Boyong 7 Alumni Sea Games 2019 ke Vietnam
-
Pratama Arhan Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia U-23, Media Vietnam: Kerugian Besar
-
Tokyo Verdy Berikan Tiket Gratis Bagi WNI di Jepang, Netizen: Debut atau Gaknya Pratama Arhan Asal Gratisan
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?