SuaraJogja.id - Seorang oknum wanita paruh baya mengamuk di sebuah minimarket karena tidak diberi sebuah kantong belanja. Kejadian tersebut terekam oleh kamera seorang karyawan yang sedang bekerja di sana.
Video tersebut kemudian diunggah di media sosial Tiktok oleh akun @abdi_sukabumi pada Sabtu (30/04/2022) kemarin.
"Kejadiannya si ibuk belanja ke minimarket. si pihak minimarket ngga kasih kantong belanjaan jd si ibuk ngamuk," tulis pengunggah video.
Dalam video yang berdurasi 2 menit 51 detik ini, tampak seorang ibu-ibu berdaster sedang berteriak-teriak di meja kasir. Ia merusak barang ataupun makanan yang dipajang di atas meja kasir sehingga berserakan di lantai.
Suara barang jatuh pun terdengar dalam video ini. Sambil berjalan ke arah luar minimarket, ibu ini berteriak-teriak keras dan lantang, ia memprotes mengapa dirinya tak diberi kantong belanjaan.
"Heh tega betul kamu.. haha. Kamu belum tahu siapa," teriaknya setelah itu tidak terdengar jelas apa yang dibicarakan oknum wanita ini.
Okum wanita paruh baya ini kemudian masuk lagi ke dalam mini market. Ia kemudian merusak barang-barang yang diletakkan di rak dekat pintu. Ia kemudian ke luar lagi dari minimarket sambil berteriak-teriak.
Tak cukup dua kali ia mengamuk dan meluluhlatakkan barang-barang di etalase. Ia kembali masuk lagi dan mengancurkan barang yang diletakkan di rak.
Tampak dalam video tersebut makanan-makanan berserakan di atas lantai. Adapula beberapa telur yang pecah akibat perbuatan sang ibu. Ia berteriak-teriak, "Masih kurang.. masih kurang."
Baca Juga: Lagi, Jemaah Salat Idul Fitri Tidur Pulas hingga Jemaah Selesai, Katanya Abis Takbiran Sama Ayang
Terakhir, ia meneriakkan untuk melaporkan perbuatannya ke kantor polisi.
"Lapor polisi sana!" teriak si ibu.
Setelah kepergian oknum wanita yang merusak barang-barang di toko, ada salah seorang pegawai yang menutup kemudian menutup rolling door yang terpasang di depan minimarket. Sembari ada beberapa karyawan yang lain yang mulai membersihkan barang yang berserakan.
Terdengar pula suara dari salah seorang pegawai di sana yang menelpon salah seorang atasannya. Ia menjelaskan kepada orang yang ditelponnya kronologi kejadian oknum ibu-ibu yang masuk dan merusak barang-barang di sana hanya karena mencari kantong plastik.
Unggahan dari akun @abdi_sukabumi ini telah ditonton 4.5 juta kali dan disukai oleh 283 pengguna Tiktok. Ribuan komentar juga dilontarkan netizen dalam unggahan ini.
"Semoga di proses itu ibu," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Lagi, Jemaah Salat Idul Fitri Tidur Pulas hingga Jemaah Selesai, Katanya Abis Takbiran Sama Ayang
-
Mudik Andalkan Google Maps Berujung Nyasar, Warganet Ini Nyesel Tak Ikuti Rambu Jalan
-
Ngakak Bocah Pakai Pakaian Baru Lebaran Lupa Copot Label: Ketahuan Belum Dicuci
-
Pemudik Motor di Pelabuhan Merak Kehilangan Istri maupun Pacar, Publik: Sadar Mas, Dia Belum Mau Serius
-
Video Kocak Abis! Pemuda Ini Tidur Nyenyak saat Salat Idul Fitri 1443H hingga Tinggal Sendirian
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kejari Sleman Isyaratkan Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Heboh Kasus Hogi Minaya, Karena Bikin Dua Jambret di Sleman Tewas, Sri Sultan Angkat Bicara
-
Kawal Kasus Hogi, JPW Singgung Aturan KUHAP Baru dan Batas Waktu SKP2
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar Fun Kids Swimming Competition
-
Daya Beli Turun, UMKM Tertekan, Pariwisata Jogja Lesu, Pelaku Usaha Dipaksa Berhemat