Disebutkan Kuwat, bahkan beberapa kali Jembatan Merah juga sempat digunakan sebagai tempat uji nyali. Namun ia menilai tempat-tempat yang dianggap anker seperti di Jembatan Merah itu memang wajar saja terjadi.
"Sebenarnya sih ya biasa-biasa aja karena di situ sungai, di situ zaman dulu katanya banyak orang zaman saya dulu itu buang-buang pusaka di situ," ungkapnya.
Kuwat dan warga sekitar juga tidak mau memikirkan terlalu dalam soal terkenalnya jembatan merah dengan mitos-mitos itu. Justru orang-orang yang dari luar atau pendatang yang biasanya tertarik dengan kisah-kisah itu.
"Itu silakan aja jembatan merah terkenal angker ya bagi mereka tapi biasanya orang-orang dari luar itu yang heboh. Kalau kita enggak pernah, biasa saja," jelasnya.
Saat ini berdasarkan informasi yang dia dapat pemerintah akan membangun jembatan baru tidak jauh dari jembatan merah tersebut. Sedangkan Jembatan Merah sendiri akan dibiarkan menjadi sebuah kenang-kenangan.
"Rencananya mau dibuat baru di sebelahnya dari gapura itu lurus. Kemarin permintaan kita untung kenang-kenangan jembatan merahnya itu jangan dibongkar. Itu kan permintaan kita tapi pemerintah engga tahu nanti," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin