SuaraJogja.id - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengajak generasi muda untuk meneladani jiwa kepahlawanan para pejuang zaman dahulu dalam mengatasi bergam permasalahan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Sleman dalam Upacara Peringatan Pertempuran Rejodani yang diselenggarakan Tunas Patria Brigade 17 di Monumen Rejodani, Sleman, Minggu.
Dalam peringatan yang dihadiri sejumlah remaja ini, Kustini menjelaskan bahwa saat ini kita tengah dihadapkan tantangan persatuan dan keutuhan bangsa mulai dari konflik intoleransi antarumat beragama, berkembangnya faham radikalisme.
"Selain itu juga masalah penyalahgunaan obat terlarang, kekerasan pada anak dan lain sebagainya," katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut jauh dari apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan oleh para pendiri bangsa, yang telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Maka dari itu saya mengajak para generasi muda sebagai penerus bangsa menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk menyatukan langkah membangun keyakinan dan optimisme mewujudkan revolusi karakter bangsa yang maju dan bermartabat," katanya.
Ia mengatakan, melalui Peringatan Pertempuran Rejodani ini, pihaknya ingin mengobarkan semangat dan nilai kepahlawanan untuk berjuang di berbagai bidang.
"Meneladani para pahlawan saat ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Nilai kepahlawanan dapat menjadi inspirasi generasi muda untuk semangat dalam mengharumkan bangsa dengan menoreh prestasi di berbagai bidang sesuai minatnya" katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Kiai Hasyim Asyari, Pendiri NU yang Sangat Menjunjung Tinggi Persatuan
Berita Terkait
-
Kiai Hasyim Asyari, Pendiri NU yang Sangat Menjunjung Tinggi Persatuan
-
5 Rekomendasi Anime Bertema Zero to Hero!
-
PGI Usulkan Mendiang Buya Syafii Maarif Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
-
Pesan Buya Syafii Maarif Sebelum Wafat, TPU Husnul Khotimah Dipilih Sendiri Sebagai Tempat Peristirahatan Terakhirnya
-
Ki Bagus Hadikusumo, Salah Satu Tokoh Penyusunan Mukadimah UUD 1945
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Geger! Mahasiswi Dibegal Payudara di Bantul, Pelaku Dikejar Warga hingga Tertangkap
-
Jadwal Azan Magrib di Jogja pada 21 Februari 2026, Lengkap dengan Doa Buka Puasa
-
Ngabuburit di Jogja: 5 Destinasi Seru dan Ramah Kantong untuk Menanti Buka Puasa!
-
6 Fakta Guru SLB di Jogja Diduga Lecehkan Siswi Difabel, Kasusnya Kini Diproses Polisi
-
Diduga Lakukan Pemerasan, Polda DIY Nonaktifkan dan Patsus Anggota Satintelkam Polres Bantul