SuaraJogja.id - Boaz Solossa resmi bergabung dengan PSS Sleman. Salah satu juru gedor terbaik Indonesia itu telah memantapkan langkahnya untuk melanjutkan kiprah sepak bola profesionalnya bersama tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut.
Ia mengungkapkan, salah satu faktor yang membuatnya berlabuh ke PSS Sleman adalah fanatisme suporternya.
"Bergabung dengan PSS adalah tantangan yang kedua, tahun kemarin saya bermain untuk Borneo FC. Alasan kuat saya bergabung di PSS Sleman karena faktor fanatisme dari suporternya dengan banyak koreo yang dilakukan," ujar Boaz usai penandatanganan kontrak di Omah PSS, Sleman, Senin (30/5/2022) siang.
Menurut Boaz, beban target yang diberikan kepadanya merupakan hal yang wajar. Terlebihbdengan fanatisme dan kecintaan para suporter PSS Sleman yang sangat tinggi.
Ia menganggap hal itu sebagai sebuah motivasi lebih untuk bergabung dengan tim kebanggan Bumi Sembada tersebut. Sehingga nantinya bisa membawa PSS Sleman lebih baik lagi.
"Yang pasti seluruh masyarakat tahu, musim kemarin PSS hampir masuk ke jurang degradasi, puji Tuhan PSS bisa bertahan di Liga 1 karena dukungan fanatik yang sangat besar dari suporter yang luar biasa. Saya melihat sendiri kemana-mana PSS pergi mereka selalu setia mendampingi. Itu yang membuat kami semua pemain termotivasi lebih untuk membawa PSS menjadi lebih baik," terangnya.
Boaz percaya dengan semua kerja sama semua aspek yang ada, PSS Sleman dapat semakin baik di musim depan.
"Kita mengabungkan semua aspek di PSS, dari pelatih, pemain, dan manajemen sepakat harus memberikan pertandingan yang terbaik untuk suporter dan masyarakat Sleman," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Boaz sempat mengenang atau sedikit berkilas balik tentang Stadion Maguwoharjo. Junior dari Eduardo Ivak Dalam di persepakbolaan Papua ini merasa dukungan suporter Super Elja di sana sangatlah berarti.
Baca Juga: Fisik Pemain Digenjot dalam Pemusatan Latihan, Miftahul Hamdi Berharap PSS Sleman Siap Arungi Liga 1
"Saya melihat suporter PSS sangat fanatik memberikan dukungan. Mereka memberikan sportivitas yang sangat baik dan luar biasa dan teman-teman suporter Sleman menerima baik masyarakat Papua yang berada di Sleman," tuturnya.
Berbagai hal tersebut yang kemudian menjadi alasan Boaz memilih untuk membela PSS Sleman di Liga 1 musim 2022-2023.
"Pasalnya stadion Maguwoharjo mempunyai kenyamanan yang luar biasa, suporternya sangat fanatik dan saya merasa kedepannya lebih baik lagi untuk PSS Sleman," ujarnya.
Pria kelahiran Sorong, 36 tahun yang lalu ini juga sekaligus memohon doa restu dan dukungan kepada suporter dan masyarakat Sleman. Agar nantinya kehadirannya di PSS dapat membantu timnya berkiprah lebih jauh di kompetisi mendatang.
"Dengan kehadiran saya disini, mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Sleman untuk menyatukan hati agar bisa membawa PSS Sleman lebih baik lagi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Fisik Pemain Digenjot dalam Pemusatan Latihan, Miftahul Hamdi Berharap PSS Sleman Siap Arungi Liga 1
-
Bersiap Hadapi Liga 1, PSS Sleman Gelar Pemusatan Latihan
-
Analisis Perilaku Brigata Curva Sud, Komunitas Fans PSS Sleman
-
Trending Siapa Lebih Bagus antara Boaz Solossa dan Egy Maulana Vikri, Begini Penilaian Publik
-
Mantan Bek Persis Solo Syaiful Ramadhan Putuskan Kembali Bergabung PSS Sleman
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais