SuaraJogja.id - Plt. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Tantan Heroika memprediksi pertumbuhan ekonomi di DIY akan mengalami peningkatan signifikan pada triwulan II kali ini. Hal itu dikarenakan sudah tingginya mobilitas masyarakat dalam periode waktu tersebut.
"Kalau proyeksi kita triwulan dua ini akan jauh lebih baik dibandingkan dengan triwulan satu karena yang kita lihat adalah mobilitas masyarakat itu sudah semakin tinggi," kata Tantan kepada awak media, Minggu (12/6/2022).
Disampaikan Tantan, jika melihat dari Google Mobility Index pergerakan masyarakat memang sudah semakin tinggi. Masyarakat sudah mulai banyak melakukan pergerakan dari yang ke kantor hingga sektor-sektor produksi, industri segala macam.
"Semua itu sudah berjalan cepat. Di Jogja ini termasuk cepat sekali. Bisa kita lihat bagaimana penerbangan selalu full, susah nyari seat untuk penerbangan," terangnya.
Selain dari penerbangan, ia mencontohkan kondisi lain dari sisi tingkat okupnasi hotel yang sudah selalu tinggi. Bahkan tren kenaikan atau mobilitas masyarakat yang tinggi itu tidak hanya dilihat dari saat masa liburan kemarin saja.
Tantan menuturkan bahwa sejak kegiatan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri kemarin. Kemudian berlanjut sampai dengan sekarang mobilitas itu terus menunjukkan tren peningkatan.
"Sehingga tentunya dengan berbagai hasil survei kita, ada survei dunia kegiatan usaha, ada survei mengenai keyakinan konsumen ke berbagai industri dan ini menunjukkan semuanya proses pemulihan ekonomi di DIY akan bagus," tuturnya.
Ditanya soal angka, diungkapkan Tantan, pada triwulan I pertumbuhan ekonomi berada di angka 2,9 persen. Jumlah itu sudah naik jika dibandingkan dengan triwulan IV kemarin.
"Triwulan II kita perkirakan akan lebih tinggi kalau dari sisi angka saya harus lihat lagi tapi yang jelas akan jauh lebih tinggi dibandingkan di triwulan satu ini karena tadi mobilitas masyarakat sudah baik," pungkasnya.
Baca Juga: BMKG Imbau Warga Waspadai Gelombang Setinggi 6 Meter di Pesisir Selatan Jateng dan DIY
Berita Terkait
-
DIY Akhirnya PPKM Level 1, Pemda Buka Mobilitas Masyarakat 100 Persen
-
Momen Hari Raya Idulfitri 2022, Mobilitas Masyarakat Keluar Rumah Meningkat 48,1 Persen
-
Mobilitas Masyarakat Meningkat Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Singgung Pentingnya Kekebalan Komunitas
-
Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Lebaran, Ini Aturan Lengkap Terkait Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat