SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memastikan belum ada potensi banjir lahar dingin yang terjadi di Sleman. Hal itu menyusul dengan intensitas hujan di wilayah utara yang cukup ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengatakan bahwa hujan yang terjadi di wilayah Sleman cukup deras di wilayah tengah.
Ia mengatakan bahwa akibat intensitas yang cukup tinggi itu menyebabkan banjir lokal di sungai-sungai yang melintas di Sleman.
"Kalau hujan deras iya, banjir juga terjadi tapi hanya banjir lokal saja. Kalau sampai banjir lahar dingin, tidak," terang Makwan kepada wartawan, Senin (13/6/2022).
Ia melanjutkan hujan yang dimulai sekitar 13.30 WIB itu juga disertai angin. Dari dampak yang dilaporkan, satu pohon beringin di wilayah Lapangan Denggung, Sleman roboh.
"Satu pohon beringin di Lapangan Denggung roboh. Menimpa wahana permainan juga," katanya.
Beruntung, dari bencana itu, Makwan mengaku tak ada korban jiwa. Hanya wahana kora-kora dan kendaraan warga yang ikut tertimpa.
Mengingat potensi hujan yang masih akan terjadi di Bumi Sembada, Makwan mengingatkan masyarakatnya tetap waspada.
"Kami tekankan untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang terus berubah. Untuk potensi angin kencang hingga berdampak pada tumbangnya pohon segera dilaporkan," kata dia.
Sesuai prakiraan cuaca oleh BMKG, Sleman menjadi wilayah yang akan diterpa hujan dengan intensitas tinggi. Suhu udara yang dicatat oleh BMKG berkisar 21-30 derajat celcius.
Kerapatan udara sendiri tercata di rata-rarta angka 75-95 persen.
Berita Terkait
-
Rara Pawang Hujan Tak Ngefans Anies Baswedan, Ungkap Alasan Tak 'Ganggu' Formula E
-
Demi Sambut Kedatangan Eril, Mbak Rara Kondisikan Hujan di Bandung, Warganet: Hujan Itu Berkah
-
Hujan Deras, Rumah Warga Mamuju Tertimpa Longsor
-
Bikin Terenyuh, Bocah di Samarinda Tetap Semangat Jualan Saat Hujan Deras
-
Hujan Deras Terjadi di Sleman, Satu Pohon Besar Timpa Wahana Permainan di Lapangan Denggung
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik