SuaraJogja.id - PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta menambah empat perjalanan kereta api untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama masa libur sekolah terlebih Yogyakarta dan sekitarnya menjadi salah satu daerah tujuan wisata.
“Ada empat perjalanan kereta tambahan dengan berbagai rute yang bisa dijadikan alternatif bagi pelanggan untuk melakukan perjalanan di masa libur sekolah,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Supriyanto di Yogyakarta, Kamis.
Empat kereta tambahan yang dijalankan tersebut adalah Fajar Utama relasi Yogyakarta-Pasar Senen yang beroperasi pada 16-19 Juni, Mutiara Timur relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng-Ketapang yang beroperasi pada 19 Juni.
Selain itu juga dijalankan Argolawu Tambahan relasi Solo-Gambir yang beroperasi pada 25-27 Juni, dan Argodwipangga Tambahan relasi Solo-Gambir yang akan dijalankan pada 23-26 Juni.
Perjalanan kereta tambahan tersebut akan menambah 55 perjalanan kereta api jarak jauh reguler yang sudah beroperasi rutin di Daop 6 Yogyakarta, terdiri dari 17 kereta api yang diberangkatkan dari Daop 6 dengan tujuan Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Cilacap ditambah 38 kereta api yang melintas dan berhenti di Daop 6.
Selain kereta jarak jauh, Daop 6 Yogyakarta juga melayani perjalanan kereta lokal dan KRL Yogyakarta-Solo yang juga siap memberikan layanan terbaik selama libur sekolah.
KRL Yogyakarta-Solo beroperasi 20 perjalanan per hari, KA Prameks delapan perjalanan, KA Batara Kresna empat perjalanan, KA Bandara YIA 20 perjalanan dan KA Bandara Adi Sumarmo enam perjalanan.
“Kami ingatkan bahwa protokol kesehatan tetap harus dipatuhi oleh setiap penumpang. Syarat perjalanan kereta jarak jauh juga tetap dijalankan seperti sudah vaksin lengkap atau booster,” katanya.
Pelanggan yang baru menjalani satu kali vaksinasi tetap akan diminta menunjukkan hasil negatif tes COVID-19 dari antigen atau tes PCR dengan masa berlaku sesuai ketentuan.
Baca Juga: Tidak Harus ke Tempat Wisata, Ini Tips Mencari Kegiatan saat Libur Sekolah
Berita Terkait
-
Hari Kedua Lebaran, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Masih Tinggi
-
Arus Kedatangan Penumpang di Wilayah Daop 6 Yogyakarta H2 Lebaran Mencapai 18.218 Penumpang
-
Pantau Jalur Perlintasan KA, Kapolda DIY: Wilayah Daop 6 Yogyakarta Aman Dilalui untuk Mudik Lebaran
-
PT KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan KA Tambahan Hadapi Lonjakan Arus Mudik, Siap Angkut 15 Ribu Pemudik Setiap Hari
-
Batalkan Semua KA Jarak Jauh, KAI Daop 6 Yogyakarta Hanya Layani Prameks
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru
-
KKN Berubah Jadi Misi Kemanusiaan, 61 Mahasiswa UMY Bertahan di Tengah Bencana NTT