Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 05 Juli 2022 | 11:00 WIB
Keterangan Pertalite Habis di area antrean motor, di sebuah SPBU area Kabupaten Sleman, Senin (4/7/2022). (kontributor/uli febriarni)

Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu ditekankan kepada masyarakat. Yaitu, transaksi dengan MyPertamina ini ternyata hanya untuk kendaraan roda empat dan sejenisnya.

"Kami mendukung dengan adanya program dari pusat melalui Pertamina ini. Karena ini dalam rangka penggunaannya bisa diketahui, apakah sudah tepat sasaran apa belum subsidi yang dialokasikan pemerintah untuk Pertalite dan Solar," kata dia.

Ia mengatakan, Kabupaten Sleman akan menjadi wilayah kedua di DIY yang akan diujicobakan menerapkan MyPertamina untuk pembelian Pertalite dan Solar, setelah Kota Jogja.

Setelah ada sosialisasi dari Pertamina, Pemkab Sleman alan segera menyosialisasikan program ini hingga ke tingkat Kapanewon.

Baca Juga: Pemkab Sleman dan Para Sesepuh Kelompok Jalani Mediasi Pascakerusuhan di Babarsari

Ada Beda Stok Pertalite Tiap SPBU, Jangan Panik

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho menyebutkan, stok Pertalite sejumlah SPBU di beberapa wilayah utama Kabupaten Sleman masih aman.

Misalnya saja di SPBU 4455508, Jl. Kaliurang hari ini pukul 10.00 WIB ada stok Pertalite sebanyak 14,5 kiloliter.

Stok Pertalite SPBU 4455514 Kalasan hari ini pukul 10.00 WIB mencapai 14,5 kiloliter dan hari ini akan ada pengiriman Pertalite lagi.

Selain itu, tok Pertalite di SPBU 4455502 Beran hari ini pukul 10.00 WIB mencapai 27 kiloliter.

Baca Juga: Sri Sultan HB X Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan di Babarsari Sleman

Ditanyai soal adanya perbedaan jumlah stok Pertalite di masing-masing SPBU sekaligus adanya penerapan MyPertamina, Galih meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

Load More