"Saya minta dia tenang karena tidak apa-apa ,"terang dia.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari para orangtua dan wali murid menyebutkan jika rombongan kelas 11 SMA Negeri 1 Wonosari ini baru saja pulang dari study tour ke Bali. Mereka menggunakan empat bus sejak berangkat.
Bus tersebut berasal dari sebuah perusahaan otobus di Prambanan. Tiga bus berjalan beriringan karena bus nomor 4 yang mengalami kecelakaan tersebut sudah berjalan terlebih dahulu. Bus tersebut cukup jauh meninggalkan tiga bus lainnya.
Beberapa kali rekannya dari bus lain tmemperingatkan agar bus nomor 4 tersebut berjalan beriringan dan tidak perlu tergesa-gesa. Namun bus nomor 4 tersebut tetap berjalan paling duluan. Hingga akhirnya terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan kernet bus meninggal dunia.
"Kebetulan bus yang nomor empat ini posisinya pas di paling depan. namanya di jalan kendaraan itu kan tidak bisa selalu berjalan beriringan. Kadang ada di depan tetapi kadang ada di belakang. ,"terang salah seorang perwakilan sekolah yang enggan disebutkan namanya.
Kepala SMAN 1 Wonosari, Muhammad Taufiq Salyono membenarkan jika bus yang mengalami laka mengangkut pelajar dari sekolahnya. Namun ia menandaskan tidak ada siswa yang mengalami luka dan selamat dari kejadian tersebut.
Meski demikian, ia menolak untuk memberikan detail informasi terkait laka tersebut. Baik mengenai kronologi kejadian hingga jumlah pelajar dan guru yang berada dalam bus wisata. Pasalnya, beralasan saat ini pihaknya kini tengah menangani kejadian tersebut.
"Antara lain bertemu dengan para wali pelajar yang ikut dalam perjalanan. Biarkan kami pertemukan dulu antara orang tua/wali dan pelajar, terima kasih atas pengertiannya," jelasnya.
Seperti diketahui Bus rombongan study tour SMA N 1 Wonosari Gunungkidul mengalami kecelakaan di tol Porong-Sidoarjo Km 760.200/B Kamis (7/7/2022) dinihari. Bus bernomor polisi AB 7049 BK menghantam truk pengangkut galon air mineral bernomor polisi M 8209 UH dari belakang.
Korban tewas adalah Slamet Widodo (34) warga Dusun Karang Nongko Tandan Klaten Utara Klaten Jawa Tengah. Sementara sopir bus Wardoyo (48) warga Pulung Klaten dan sopir truk Pranton warga Ngetos Nganjuk Jawa timur selamat.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Berkas Dugaan Korupsi Eks Direktur RSUD Wonosari Dinyatakan Lengkap, Pelaku Dijerat Dua Pasal
-
Nekad Mesum Dalam Mobil di Komplek Masjid, Sepasang Remaja Digerebek Warga Wonosari
-
Video Viral Warga Gerebek Mobil Goyang di Kompleks Masjid Wonosari, di Dalamnya Ada Pasangan Mesum
-
RSUD Wonosari Panggil Unisa Yogyakarta dan Mahasiswi Pembuat Konten Bernada Melanggar Kode Etik Perawat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda