SuaraJogja.id - Penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan Kota Yogyakarta dilayani hingga Rabu (13/7/2022).
Pendaftaran dibuka melalui Baznas Kota Yogyakarta, tetapi belum ada panitia kurban yang mendaftar untuk melakukan penyembelihan di hari terakhir.
"Karena ada perbedaan pada hari Idul Adha maka berpengaruh pada hitungan hari tasyrik. Sehingga, kami pun membuka pendaftaran pemotongan hewan kurban hingga Rabu (13/7),” kata Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta Misbachruddin di Yogyakarta, Minggu.
Meskipun demikian, ia menyebut, belum ada masyarakat atau panitia penyembelihan kurban yang memanfaatkan pendaftaran pada hari terakhir tersebut. Pendaftaran akan tetap dibuka dan dilayani hingga H-1 penyembelihan.
Bahkan, lanjut dia, jumlah hewan kurban yang dipotong di RPH Giwangan pada tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu karena banyak masyarakat yang sudah mulai menyelenggarakan penyembelihan secara mandiri.
“Jika pada tahun lalu masih ada pembatasan karena pandemi, maka banyak yang memanfaatkan pemotongan melalui RPH Giwangan. Tetapi karena tahun ini sudah mulai banyak pelonggaran, maka masyarakat mulai memotong secara mandiri,” katanya.
Dengan demikian, lanjut dia, pengurangan jumlah hewan kurban yang dipotong di RPH Giwangan tidak serta merta menunjukkan bahwa ada penurunan jumlah hewan kurban yang dipotong di Kota Yogyakarta.
Warga yang memanfaatkan pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan tidak hanya berasal dari Kota Yogyakarta saja tetapi ada juga warga dari daerah perbatasan.
"Ada beberapa panitia penyembelihan hewan kurban yang berada di wilayah-wilayah perbatasan dengan Kota Yogyakarta yang mendaftar ke Baznas," katanya.
Misbachruddin memastikan, hewan kurban yang akan dipotong di RPH Giwangan sudah terlebih dulu diperiksa kondisi kesehatan dan hingga saat ini belum ada laporan hewan kurban yang terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Dalam dua hari penyembelihan ini, seluruhnya dinyatakan sehat. Tidak ada yang terindikasi PMK,” katanya.
Biaya yang dikenakan untuk pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan menjadi enam karkas untuk seekor sapi adalah Rp600.000 dan Rp150.000 untuk satu ekor kambing. “Biaya ini seluruhnya diberikan untuk jagal dan relawan yang membantu,” katanya.
Berdasarkan data, total jumlah sapi yang akan dipotong di RPH Giwangan 130 ekor sapi dan 34 ekor kambing. Baznas menyediakan kuota pemotongan untuk 75-80 ekor hewan kurban setiap hari. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ajak Anak-anak Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban, Anies: Agar Terbiasa, Nantinya Bisa Terlibat Langsung
-
Sudah Disembelih, Hewan Kurban di Kotagede dan Gedongtengen Didapati Terindikasi PMK
-
Menarik! 30 Link Twibbon Ucapan Hari Raya Idul Adha 2022 Nan Terkini
-
Ahli Pangan Unej Berikan Tips Makan Daging Sehat di Tengah Wabah PMK
-
Selamat Idul Adha 2022, Berikut 30 Ucapan Dan Pantun Nan Pas Teruntuk Keluarga, Sahabat Dan Kolega
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo