SuaraJogja.id - Ombudsman RI Perwakilan DIY menindaklanjuti laporan terkait dengan mandeknya beasiswa bagi putra-putri daerah yang bersekolah di Yogyakarta. Perkembangan terbaru ORI mendapat informasi bahwa pelapor sempat mendapat intimidasi atas laporan yang dibuatnya beberapa waktu lalu.
Ketua ORI Perwakilan DIY Budhi Masturi menuturkan informasi terkait intimidasi itu diterima saat memfasilitasi pertemuan melalui zoom meeting antara mahasiswa Papua di Jogja bersama dengan Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat.
"Ada yang menarik, tapi ini tidak substansial, setelah pelaporan ke Ombudsman yang kemarin itu, mas Irto [Sekjen Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua se-DIY] itu mendapatkan intimidasi," kata Budhi kepada awak media, Rabu (20/7/2022).
"Dia ditelepon oleh orang yang mengaku dari kementerian kemudian, yang bersangkutan sempat merasa diintimidasi karena dia sempat akan dilaporkan ke rektor dan sebagainya dan diminta untuk mencabut laporan. Tapi mereka saya kira akan lanjut itu," sambungnya.
Selebihnya, kata Budhi, pertemuan tadi lebih banyak diskusi dengan Ombudsman Papua Barat. Terlebih mengenai keterpenuhan syarat formil dan materiil laporan.
Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini Ombudsman Papua Barat masih akan terus mendalami sejumlah dokumen termasuk dengan peraturan Bupati terkait. Budi memastikan bahwa dokumen laporan dari ORI DIY telah diterima oleh ORI Papua Barat untuk selanjutnya ditindaklanjuti lagi.
"Intinya dokumen sudah sampai di Papua Barat. Tadi kita sudah zoom meeting dan diskusi dengan kepala perwakilan dan mereka akan memproses dan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan mereka dan ketentuan yang berlaku," terangnya.
Terkait dengan kesimpulan sendiri, kata Budi, nantinya juga tetap akan dibuat oleh ORI Papua Barat. Sedangkan untuk ORI DIY tetap akan memfasilitasi perkembangan yang ada di wilayahnya.
Sebelumnya diberitakan, Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua se-DIY mengadu ke kantor Ombudsman RI Perwakilan DIY pada Jumat (8/7/2022). Aduan mereka terkait dengan kondisi beasiswa dari 114 mahasiswa yang belum diterima sejak 2020 lalu.
Baca Juga: Didatangi Ombudsman DIY Terkait Dugaan Praktik Jual Seragam, Begini Jawaban SMAN 3 Yogyakarta
"Kedatangan kami ke sini terkait dengan beasiswa dalam hal ini mahasiswa Papua khususnya mahasiswa Manokwari dalam hal ini yang beasiswanya belum terealisasi sampai sekarang," kata Sekjen Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua se-DIY (IPMAPA) Irto Mamoribo kepada awak media, Jumat (8/7/2022).
Irto menuturkan bahwa beasiswa yang seharusnya diterima oleh 114 mahasiswa Papua di DIY itu sejak 2 tahun ke belakang belum disalurkan hingga sekarang. Padahal seharusnya program beasiswa dari Pemda Manokwari, Papua Barat itu dicairkan per 6 bulan sekali.
Pencairan dana dari program beasiswa bagi putra-putri daerah Papua yang melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi di luar kota itu sejatinya dilakukan melalui Bank Papua. Kemudian ditransfer ke masing-masing penerima manfaat.
"Namun saat ini ada 114 mahasiswa yang terdaftar sebagai penerima manfaat belum ada yang menerima beasiswa tersebut sejak 2020. Padahal data dan persyaratan sudah dikirim namun sampai hari ini belum terealisasikan," ujarnya.
Sebelum mengadu ke Ombudsman, kata Irto, badan pengurus yang berada di Papua sudah mencoba berkomunikasi dengan Pemda setempat. Mereka juga sudah sempat bertemu ke bagian Kesejahteran Masyarakat (Kesra).
"Namun jawaban dari Kesra bahwasanya beasiswanya ini sudah nggak ada lagi dari tahun 2021. Katanya itu di kas daerah belum ada dana. Itu informasi terakhir," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Perwira Polisi Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Papua Barat
-
BNN Papua Barat Tetapkan Kompol CB Tersangka Penyalahgunaan Narkotika, Sempat Satu Kamar Hotel dengan Bandar
-
Minta Kasus KKB Papua Ditangani Tetap Pakai Pendekatan Hukum, DPR: Bukan Militer atau Perang!
-
Terungkap Bayaran Roy Citayam Sekali Ngonten, Paling Mahal Rp 1 Juta
-
Jeje Slebew Ingin Sekolah Jika Ada Tawaran Beasiswa
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia