SuaraJogja.id - Menemukan daerah dengan nama yang aneh dan unik di Indonesia adalah hal lumrah. Tidak sedikit daerah yang punya nama nyeleneh dan punya arti khusus. Tapi bagaimana kalau yang terjadi adalah nama sekolah?
Inilah yang terjadi di dalam video milik @anaknyapaksabar. Pemilik video tersebut merekam dan mengunggahnya di TikTok pada Senin (27/6/2022) lalu. Video yang merekam sekolah bernama unik dan membingungkan.
Dalam video singkat tersebut @anaknyapaksabar merekam tembok sekolah yang memuat nama sekolah tersebut. Tertulis jelas di sana nama sekolah sebagai berikut, “SMK Sore Madiun Masuk Pagi.”
Pemilik video lantas merasa kebingungan. Ia lantas menulis pada video apa maksud dari nama sekolah tersebut. Pemilik tersebut mengaku baru pertama kali melihat nama sekolah tersebut.
“Maaf, yang orang Madiun bisa minta tolong jelasin maksudnya gimana?” tanya @anaknyapaksabar.
Salah satu warganet lantas membantu menjelaskan di kolom komentar perihal nama sekolah yang dirasa membingungkan tersebut. Ia menjelaskan bahwa awalnya sekolah tersebut memang masuk pada sore hari jadi namanya SMK Sore.
Dulunya sekolah tersebut bergabung dengan SMK 3. Namun SMK 3 dipindah ke area Manisrejo, Madiun. Lantas sekolah yang bernama SMK Sore ini menerapkan jam masuk sekolah pagi.
“SMK itu dulu masuk sore jadi satu ama SMK 3 lalu pindah di manisrejo sekarang masuk pagi,” tulis @wulandaridari476.
“SMK Sore itu namanya aja tapi jam sekolah masuk pagi,” tulis @henysugeng juga ikut menerangkan maksud dari nama sekolah tersebut.
Baca Juga: Sebanyak 60 Sekolah Dasar di Bantul Kekurangan Siswa, Disdikpora: Ada yang Cuma 13 Muridnya
“Terima kasih,” tambah @anaknyapaksabar berterimakasih atas penjelasan tersebut.
Warganet lainnya juga ikut menambahkan reaksi mereka. Menurut mereka ini kali pertama melihat sekolah yang memakai nama waktu masuk sekolah tersebut sendiri.
“Baru kali ini liat sekolah di jelasin masuk nya di papan nama sekolahnya .. tambahin lgi jng lupa bayaran,” tulis @irmaadhi.
Sementara warganet lainnya juga masih menebak-nebak barangkali dulu sekolah tersebut memang digabungkan. Alhasil ada yang sekolah pagi, ada pula yang sekolah sore. Begitu tebaknya.
“Mungkin dulu gdungnya numpang sama sekolah negri makanya masuk sore, sekarang udah punya gdung sendiri jd masuk pagi tp namanya udah terlanjur SMK SORE,” tulis @enyae0.
Berita Terkait
-
Perhatikan Hal-hal Ini Jika Ingin Menabung Dana Pendidikan Anak agar Sesuai Rencana Sekolahnya
-
Viral Siswa SD Jengkel Banyak Diberi PR, Telepon Perusahaan Penggusuran Minta Sekolah Dirobohkan
-
Dianggarkan Rp 23 Miliar, Isu Pergeseran Anggaran untuk Pengadaan Seragam Sekolah Diluruskan Pemkot Balikpapan
-
Viral di IG, Video Pasangan Mesum 'Indehoi' di Gubuk, Ditangkap Petugas Pas Lagi Bugil
-
Bongkar Fakta Dibalik Foto Elegannya, Pekerjaan Perempuan Ini Jadi Sorotan Warganet
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan