SuaraJogja.id - Selebgram Lucinta Luna, mulai berani pamer wajah barunya meski masih dengan sentuhan filter kamera handphone. Di sisi lain, ribut-ribut soal dugaan pemaksaan penggunaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan, Bantul akhirnya ditemukan aturan sekolah bahwa model seragam sekolah agar berjilbab.
Tak hanya di SMAN 1 Banguntapan persoalan jilbab ini jadi sorotan. Di SMP 1 Pandak, Bantul sempat terjadi persoalan jilbab, lantaran satu siswinya dimarahi guru karena siswi ketahuan melepas jilbab. Namun begitu persoalan itu berakhir damai antara pihak sekolah dan keluarga siswi.
Tri Fajar Firmansyah, fans PSS Sleman yang meninggal akibat salah sasaran kericuhan suporter dikebumikan Rabu (3/8/2022). Namanya sempat trending di lini masa Twitter. Selain itu, Arsy Hermansyah yang mengikuti ajang menyanyi di level internasional membawakan lagu dangdut berjudul Sayang Via Valen.
Berikut lima artikel pilihan pada Rabu (3/8/2022) kemarin yang telah dirangkum Suarajogja.id:
1. Lucinta Luna Pamer Wajah Baru, Netizen: Gila Sih Ini Barbie Banget
Lucinta Luna kembali mengunggah potret terbarunya setelah melakukan serangkaian operasi plastik (oplas).
Kali ini dia tampil modis dalam balutan busana serba pink. Dia pun pose seksi sambil duduk di tangga.
2. Temuan ORI Soal Kasus Siswi Dipaksa Pakai Jilbab: Semua Model Seragam Berjilbab dan Ada Pungutan
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Cs Bakal Hadapi Seoul E-Land, Suporter Indonesia: Bismillah Hujan Lagi
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian aturan seragam sekolah di SMA Negeri 1 Banguntapan. Dari panduan yang didapat ORI tertera bahwa seluruh aturan seragam itu disertai dengan atribut keagamaan berupa jilbab untuk siswa perempuan.
Ketua ORI DIY, Budhi Masturi menuturkan bahwa pihak SMAN 1 Banguntapan sudah mengakui dokumen panduan yang didapatkan ORI tersebut diterapkan di sekolah. Keterangan tersebut didapatkan melalui koordinator guru bimbingan konseling (BK) yang diperiksa hari ini.
3. Sempat Marahi Siswinya Lantaran Lepas Jilbab, SMP 1 Pandak Sudah Meminta Maaf
Komisi D DPRD Kabupaten Bantul melakukan sidak ke SMP Negeri 1 Pandak pada Rabu (3/8/2022) untuk mengonfirmasi dugaan seorang siswi dimarahi guru karena melepas jilbab. Ketua Komisi D Kabupaten Bantul, Suratman menyampaikan kebenaran kasus tersebut dan pihak sekolah mengakui jika ada kesalahan.
"Saya minta kronologinya kepala sekolah menyampaikan bahwa betul adanya kejadian tersebut tetapi timbul karena ada mikomunikasi," kata Suratman, Rabu.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Arsy Hermansyah Ikut Lomba di Luar Negeri padahal Sudah Jadi Artis Terkenal, Banjir Sanjungan!
-
ORI DIY Ungkap Inisiatif Memanggil dan Memakaikan Jilbab ke Siswi SMAN 1 Banguntapan Berasal dari Koordinator Guru BK
-
Cita Citata Kembali Pakai Hijab, Netizen Doakan: Semoga Seterusnya ...
-
Tri Fajar Firmansyah Meninggal Akibat Kericuhan Antarsuporter, Netizen Galang Dana untuk Keluarga Almarhum
-
Bupati Jombang Pasang Badan Dugaan Pemaksaan Persalinan Normal Berujung Bayi Meninggal, Sebut RSUD Sudah SOP
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026