Galih Priatmojo | Wahyu Turi Krisanti
Senin, 08 Agustus 2022 | 13:04 WIB
Pantai Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul pada Minggu (27/2/2022) diserbu wisatawan meski di DIY sedang PPKM level 3. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul mengalami penurunan pada pekan lalu. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bantul kunjungan wisatawan dalam seminggu penuh turun sebesar 31 persen.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Aji mengatakan bahwa penurunan ini terjadi karena pada pekan sebelumnya kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul mengalami kenaikan yang cukup pesat. Sementara pada tanggal 1 hingga 7 Agustus tak ada perayaan khusus maupun libur panjang pada akhir pekan sehingga mempengaruhi penurunan wisatawan.

"Penurunan karena minggu yang lalu ada libur long weekend 1 Muharram," katanya, Senin (8/8/2022).

Markus memaparkan total kunjungan di Kabupaten Bantul selama rentang waktu satu minggu sebanyak 36.351 wisatawan. Dengan jumlah tersebut Dinas Pariwisata memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp352 juta dari sektor pariwisata.

Pada akhir pekan 5 hingga 7 Agustus 2022, kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul menurun sebesar 36 persen. Data dari Dinas Pariwisata mencatat total kunjungan sebanyak 26.256 wisatawan dengan perolehan PAD sebesar Rp.254 juta.

"Pada akhir pekan pendapatan asli daerah kurang lebih Rp254 juta, dibanding akhir pekan sebelumnya turun 36 persen," paparnya.

Sementara khusus kunjungan di kawasan Parangtritis, berdasarkan data dari visitingjogja sebanyak 7475 melakukan reservasi. Dari data tersebut sebanyak 53,2 persen pengunjung berasal dari Jawa Tengah disusul wisatawan dari Jawa Timur 20,2 persen dan Jawa Barat 10,3 persen

Sektor pariwisata Kabupaten Bantul pada tahun ini menargetkan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp32 milyar. Markus mengimbuhkan bahwa capaian dari target tersebut per 24 Juli 2022 masih sebesar 47 persen dengan total retribusi 1.727.677 wisatawan.

"Untuk data terakhir sampai dengan tanggal 24 Juli pendapatan Rp16 milyar," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta, Senin 8 Agustus 2022, Bantul dan Kulonprogo Diguyur Hujan Ringan

Markus mengungkapkan untuk mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata berupaya mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap wisatawan. Selain itu Dinas Pariwisata juga melalui penyelenggaraan berbagai event dan festival di wilayah Kabupaten Bantul.

"Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menarik minat dan perhatian wisatawan," tutupnya.

Load More