SuaraJogja.id - Kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul mengalami penurunan pada pekan lalu. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bantul kunjungan wisatawan dalam seminggu penuh turun sebesar 31 persen.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Aji mengatakan bahwa penurunan ini terjadi karena pada pekan sebelumnya kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul mengalami kenaikan yang cukup pesat. Sementara pada tanggal 1 hingga 7 Agustus tak ada perayaan khusus maupun libur panjang pada akhir pekan sehingga mempengaruhi penurunan wisatawan.
"Penurunan karena minggu yang lalu ada libur long weekend 1 Muharram," katanya, Senin (8/8/2022).
Markus memaparkan total kunjungan di Kabupaten Bantul selama rentang waktu satu minggu sebanyak 36.351 wisatawan. Dengan jumlah tersebut Dinas Pariwisata memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp352 juta dari sektor pariwisata.
Pada akhir pekan 5 hingga 7 Agustus 2022, kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul menurun sebesar 36 persen. Data dari Dinas Pariwisata mencatat total kunjungan sebanyak 26.256 wisatawan dengan perolehan PAD sebesar Rp.254 juta.
"Pada akhir pekan pendapatan asli daerah kurang lebih Rp254 juta, dibanding akhir pekan sebelumnya turun 36 persen," paparnya.
Sementara khusus kunjungan di kawasan Parangtritis, berdasarkan data dari visitingjogja sebanyak 7475 melakukan reservasi. Dari data tersebut sebanyak 53,2 persen pengunjung berasal dari Jawa Tengah disusul wisatawan dari Jawa Timur 20,2 persen dan Jawa Barat 10,3 persen
Sektor pariwisata Kabupaten Bantul pada tahun ini menargetkan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp32 milyar. Markus mengimbuhkan bahwa capaian dari target tersebut per 24 Juli 2022 masih sebesar 47 persen dengan total retribusi 1.727.677 wisatawan.
"Untuk data terakhir sampai dengan tanggal 24 Juli pendapatan Rp16 milyar," terangnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta, Senin 8 Agustus 2022, Bantul dan Kulonprogo Diguyur Hujan Ringan
Markus mengungkapkan untuk mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata berupaya mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap wisatawan. Selain itu Dinas Pariwisata juga melalui penyelenggaraan berbagai event dan festival di wilayah Kabupaten Bantul.
"Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menarik minat dan perhatian wisatawan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air