Galih Priatmojo | Wahyu Turi Krisanti
Senin, 08 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Ilustrasi kekeringan akibat suhu panas (Shutterstock).

SuaraJogja.id - Kabupaten Bantul akan menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Bantuan tersebut diberikan untuk mengantisipasi dampak kekeringan di Kabupaten Bantul.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo bantuan pompa air yang akan diterima sebanyak 250 unit. Selanjutnya bantuan tersebut akan diberikan kepada para petani.

"Nantinya 250 buah pompa air berbahan bakar ini akan dibagikan ke para petani. Salah satunya bagi mereka yang memiliki pompa namun sudah rusak," terang Joko, Minggu (7/8/2022).

Joko mengungkapkan bantuan pompa air tersebut akan diterima dalam waktu dekat. Berdasarkan informasi, DKPP akan menerima dalam rentang waktu antara bulan Agustus dan September.

"Untuk bantuan pompa ini informasinya akhir Agustus nanti sampai awal September," jelasnya.

Menurut Joko pompa air berbahan bakar gas tersebut dinilai lebih efisien. Pasalnya dengan berbahan bakar gas para petani dapat membeli bahan baku yang lebih murah.

Mengenai kekeringan di wilayah Kabupaten Bantul, Joko mengaku belum mendapatkan laporan dari petugas lapangan. Meski demikian, pihaknya sudah melakukan beberapa antisipasi.

"Kita ada kegiatan sumur dangkal. Itu antisipasi sejak dulu," katanya.

Joko menambahkan bahwa kekeringan di Bantul hanya ada di beberapa titik lokasi tertentu. Seperti Kapanewon Dlingo dan Imogiri.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Bantul Pekan Ini Turun 31 Persen, Ini Faktor Penyebabnya

Load More