SuaraJogja.id - Tabir gelap kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau yang lebih jamak diketahui sebagai Brigadir J, perlahan mulai tersibak.
Dalam kasus yang menyita perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir ini, Polri telah menetapkan dua tersangka terkait tewasnya Brigadir J. Dua nama itu yakni Bharada E yang merupakan pengawal Irjen Ferdy Sambo dan ajudan senior Putri Candrawathi yakni Brigadir RR. Keduanya pun kini telah mendekam di rutan Bareskrim Polri.
Berselang dua hari usai Brigadir RR ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (9/8/2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bakal mengumumkan tersangka ketiga terkait peristiwa berdarah di kediaman mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Berkelindan dengan kasus tewasnya Brigadir J, hal lain yang tak kalah menyita perhatian publik yakni telah rilisnya sekuel film horor garapan Joko Anwar bertajuk Pengabdi Setan 2.
Setelah 4 tahun penantian usai kesuksesan Pengabdi Setan pertama, film yang meremake judul serupa di tahun 1980-an itu dapat sambutan luar biasa dalam pekan pertama penayangannya.
Pujian dari para penonton diamplifikasi oleh para pemain film Pengabdi Setan 2 hingga sang sutradara Joko Anwar. Lewat akun Twitternya, sutradara yang membesut Kala hingga Gundala tersebut mengumumkan jumlah penonton yang telah menyaksikkan teror ibu di rusun itu yang tembus 2 juta penonton hingga empat hari penayangan.
Gara-gara Ibu
Lantas apa yang menjadikan kasus kematian Brigadir J yang menyeret nama Irjen Ferdy Sambo dengan Pengabdi Setan 2?
Entah kebetulan atau tidak, kedua hal yang menyita perhatian ini punya musabab yang tak jauh beda yakni gara-gara Ibu.
Yap, bila merujuk pada kasus Brigadir J yang pertama kali mencuat pada Senin 11 Juli lalu atau sekitar tiga hari pascaperistiwa sebenarnya, tewasnya anggota Brimob tersebut bermula dari dugaan pelecehan seksual terhadap sang ibu atau istri dari atasannya yakni Irjen Ferdy Sambo.
Menurut kronologi pertama versi polisi, yang disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Polri kala itu Brigjen Ahmad Ramadhan, Brigadir J tewas usai terlibat baku tembak dengan Bharada E. Pemicunya Brigadir J diduga masuk ke kamar istri Irjen Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi lalu melakukan pelecehan seksual.
Brigadir J selain melakukan pelecehan juga menodongkan senjata ke Putri, hingga istri Sambo itu berteriak.
Teriakan Putri itu kemudian didengar Bharada E yang saat itu bertugas menjaga kediaman Sambo.
Singkat cerita, aksi tembak-tembakan pun terjadi antara Brigadir J dengan Bharada E.
"Di luar kamari itu kan teriak usai mendengar teriakan itu Bharada E yang posisinya sedang di lantai 2 mencoba menanyakan musabab teriakan itu tapi disambut tembakan dari Brigadir J,' terang Ramadhan kala itu.
Berita Terkait
-
Kemungkinan Irjen atau Brigjen akan Jadi Tersangka Baru di Kematian Brigadir J, Hotman Paris ke Bharada E: Renungkanlah Apa Kata Abangmu Ini
-
Apa Itu Flash Warning? Resmi Dipasang di Pengabdi Setan 2 Agar Penonton Tak Mual
-
Komnas HAM Segera Periksa Ferdy Sambo
-
Komnas HAM Periksa Grup WA Ajudan Sambo, Banyak Informasi dan Data.
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan