SuaraJogja.id - Salah satu mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK dengan sempurna.
Momen mahasiswa ini saat wisuda ini lantas viral dan mendapatkan perhatian dari warganet karena nilainya yang sempurna
Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK yang di atas rata-rata menjadi kebanggan tersendiri bagi para mahasiswa, apalagi mendapatkan nilai yang sempurna 4.00.
Video mahasiswi bernama Sherine Devi Sutomo dari prodi Ilmu Komputer, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam ini beredar di media sosial Instagram.
Salah satunya yang diunggah akun @Jogjaevents di media sosial Instagram. Dalam video tersebut terdapat empat mahasiswa yang meraih IPK tertinggi.
Tiga mahasiswa lainnya yang dipanggil tersebut berhasil meraih IPK yang fantastis dari 3,96-3,99.
Mengejutkan lagi, mahasiswa dengan IPK tertinggi ini berasal dari fakultas dan jurusan yang rumit, seperti Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Farmasi.
Keempatnya berhak menerima Ijazah dan ucapan selamat langsung dari Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG(K), Ph.D.
Dalam video tersebut, nama Sherin Devi Sutomo dipanggil paling akhir dibanding tiga temannya yang juga meraih IPK tertinggi di UGM.
Baca Juga: 85 Pekerja Migran di Malaysia Diwisuda UT, Lulusan Terbaik dengan IPK 3,82
Sesaat nama Sherin dan IPK disebutkan, peserta wisuda memberikan tepuk tangan yang meriah untuk memberikan ucapan selamat kepada mahasiswi tersebut.
Video viral tersebut lantas mendapatkan berbagai komentar dari warganet. Tidak sedikit warganet yang penasaran dengan makanan sehari-hari peraih IPK tertinggi tersebut.
“Ini Makanannya apa yak?” tulis salah satu komentar warganet.
“Kasian anak tetangganya,” komentar warganet lainnya.
“Merinding,” tulis warganet di kolom komentar Instagram.
“Bangga banget itu orang tuanya,” komentar warganet lainnya di Instagram.
Berita Terkait
-
Viral Momen Wisudawan Terbaik UGM Dapat IPK 4, Warganet Ikut Cemas: Tetangga Auto Minder
-
Wacana Mengemuka, Pakar UGM Ingatkan Amandemen UUD 1945 Tak Bisa Asal-asalan dan Berbiaya Mahal
-
Tiga Menteri Naik Motor Kampanye di UGM, Suarakan Keselamatan Berkendara
-
KPK Keluarkan Rekomendasi ke PTN Soal Perbaikan Tata Kelola Jalur Mandiri, Rektor UGM: Akuntabilitas Itu Penting
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan