SuaraJogja.id - Pemilihan lurah serentak Kabupaten Bantul akan segera dilaksanakan pada 25 September 2022 mendatang dengan diikuti 75 calon lurah dari 21 Kalurahan. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih inginkan pemilihan lurah secara langsung dapat berjalan dengan baik melalui proses demokrasi.
“Ajang demokrasi pilihan lurah bukan sekedar proses politik praktis yang jamak menghalalkan segala cara, meninggalkan kearifan luhur untuk sosok lurah yang baru,” kata Halim, Rabu (14/9/2022).
Dengan demikian, pihaknya berpesan, seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pilihan lurah harus mampu memahami, menerjemahkan, dan melaksanakan ketentuan dan aturan pilihan lurah dengan tepat.
“Kita harapkan para kandidat dapat mengendalikan basis massa pendukung untuk menghindari konflik-konflik yang tidak perlu dan tidak diinginkan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan pilihan lurah nantinya, ia juga berpesan agar para kandidat menerima hasil akhir dari suara yang dipilih oleh warga. Halim menambahkan dampak negatif yang seringkali timbul dari demokrasi termasuk polarisasi di masyarakat berkepanjangan harus dihentikan.
“Setiap kandidat harus siap dengan realitas hasil yang ada sehingga setelah pelaksanaan pilihan lurah selesai semuanya akan berjalan seperti semula,” tambahnya.
Menanggapi kasus dugaan domplengan foto salah satu calon lurah pada undangan BLT BBM, Halim berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di Kabupaten Bantul.
“ Saya harapkan cara-cara seperti itu tidak terulang kembali supaya prosesnya lebih diterima oleh masyarakat. Kalau satu melakukan kecurangan kekhawatiran kita nanti yang lain melakukan hal yang sama,” terangnya.
Berita Terkait
-
Menuju Pemilihan Lurah Serentak di Kabupaten Bantul, Bupati Halim Ingatkan Soal Berkompetisi Secara Elegan
-
Pemda Bantul Siapkan Kompensasi Dampak Kenaikan Harga BBM
-
Kelebihan Bakal Calon Lurah, 2 Kalurahan di Bantul Harus Seleksi Lanjutan
-
Pemkab Bantul Anggarkan Rp4,8 Miliar untuk Pemilihan Lurah di 21 Desa
-
Kali Kedua, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Positif Covid-19
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya