SuaraJogja.id - Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus menyiapkan berbagai rangkaian HUT ke-266 Kota Yogyakarta. Termasuk salah satu acara yang akan digelar adalah Yogowes atau bersepeda bersama mengelilingi Kota Jogja.
Analisis Kebijakan Ahli Muda/Sub Koordinator Kelompok Substansi Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Yogyakarta, Mugi Suyatno menuturkan sebenarnya Yogowes sendiri merupakan kegiatan rutin yang digelar pada setiap Jumat. Namun dalam HUT Kota Jogja tahun ini Yogowes akan diselenggarakan secara lebih meriah lagi.
Hal itu dapat dilihat dari kepersertaan yang berpotensi ikut dalam kegiatan tersebut. Diperkirakan akan ada ribuan peseda dari berbagai kelompok yang siap ikut berkeliling kawasan kota pelajar.
"Potensi kepesertaan diperkirakan 2000-2500 peserta. Ada tiga kelompok utama yakni OPD unit kerja dan BUMD lalu diikuti pejabat utama di Jogja atau unsur forkompinda, serta komunitas pesepeda di Yogyakarta yang rutin berpartisipasi di Yogowes," kata Mugi kepada awak media, Kamis (29/9/2022).
Melihat potensi kepesertaan yang begitu besar maka panitia akan menerapkan mekanisme pendaftaran hanya secara on the spot (OTS) saja pada hari pelaksanaannya yaitu Minggu, 2 Oktober 2022.
"Artinya kami menerapkan mekanisme first come first serve. Jadi yang datang awal kami layani awal. Ini berkaitan dengan kupon snack, minum dan door prize," ucapnya.
Disampaikan Mugi, pihaknya juga akan membagi peserta yang hadir ke dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari 100 orang. Jajaran kepolisian dari Polresta Yogyakarta juga disiapkan untuk mengawal perjalanan para goweser.
Setidaknya, kata Mugi, peserta Yogowes akan menempuh jarak sepanjang 10-12 melewati berbagai landmark yang ada di Kota Yogyakarta. Terkhusus melewati area Tugu Pal Putih hingga ke Alun-alun Utara Yogyakarta hingga kembali ke Balai Kota Jogja.
"Kita perhitungkan waktu tempuh sekitar 2 jam. Start jam 7 dan bisa finish jam 9 pagi. Yogowes start dan finis di Taman Air Mancur Balai Kota Yogyakarta. Puncaknya ada pengundian door prize dan penampilan talent dari SD dan SMP yang memeriahkan," terangnya.
Ditambahkan Mugi, sebelum kegiatan Yogowes akan terlebih dulu diawali dengan senam massal di area halaman Balai Kota Yogyakarta. Khusus untuk kegiatan senam akan mulai pukul 06.00 WIB pagi.
Baca Juga: Kota Yogyakarta Darurat Air Bersih: Ikan Wader Hilang, Sumur Warga Tercemar E-Coli
Peserta senam sendiri juga tak kalah banyak. Dengan perwakilan OPD bersama komunitas yang ada diperkirakan peserta senam massa dalam pra acara Yogowes itu berjumlah 700-800 peserta.
Berita Terkait
-
Kota Yogyakarta Darurat Air Bersih: Ikan Wader Hilang, Sumur Warga Tercemar E-Coli
-
Dua Pengusaha dan Manajer Pesonna Indonesia Diperiksa KPK Terkait Korupsi Eks Wali Kota Jogja
-
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Dishub Kota Yogyakarta Bersihkan Rambu Lalu Lintas dari Aksi Vandal
-
Kasus eks Walkot Haryadi Suyuti, KPK Telisik Dugaan Transaksional Pengurusan Izin oleh Oknum Pemkot Yogyakarta
-
BLT Kompensasi Kenaikan Harga BBM di Kota Yogyakarta Mulai Disalurkan, Dipusatkan di Tiga Kantor Pos Ini
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK