SuaraJogja.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Polri secara resmi bahwa pihaknya telah menahan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC), di Rutan Mabes Polri. Pernyataan itu muncul setelah pengumuman Ferdy Sambo tidak lagi berstatus anggota Polri terhitung mulai hari ini, Jumat (30/9/2022).
Sebelumnya, banyak suara masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mendesak Polri menahan Putri Candrawathi, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun saat itu, Polri belum menentukan keputusan dengan beralasan atas dasar kemanusiaan.
Penahanan dilakukan setelah Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. PC menjadi salah satu tersangka pembunuhan Brigadir J, yakni Brigadir Joshua.
"Ditahan di Rutan Mabes Polri," kata Jenderal Sigit di Gedung Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat.
Saat pemeriksaan kesehatan, Putri Candrawathi didampingi kuasa hukumnya, Arman Hanis dan Rasamala Aritonang. Ia keluar dari ruang pemeriksaan kesehatan pukul 12.45 WIB dengan mengenakan blazer biru muda.
Profil Putri Candrawathi
Siapa sosok PC tersebut? Wanita keturunan Bali ini merupakan anak ketiga dalam keluarganya. Sang ayah merupakan seorang anggota TNI Bintang 1 berpangkat Brigadir Jenderal.
Karena pekerjaan ayahnya, Putri Candrawathi dan keluarga kerap berpindah tempat tinggal sampai bertemu dengan Ferdy Sambo di SMPN 6 Makassar pada 1988.
Putri Candrawathi menempuh pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sampai lulus program studi kedokteran gigi. Kisah asmara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo berlanjut ke pernikahan. Keduanya dikaruniai 3 orang anak, yaitu 2 perempuan dan 1 laki-laki.
Baca Juga: Sambil Menangis, Pesan Putri Candrawathi: Untuk Anak-anakku Sayang, Tetap Gapai Cita-citamu
Ketika Ferdy Sambo menduduki posisi Kapolres Brebes tahun 2014, Putri Candrawathi berjuang untuk pendidikan anak-anak di wilayah Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Brebes. Ia sempat mengirimkan surat kepada Dinas Pendidikan (Disdik) di Brebes untuk permohonan pembangunan taman kanak-kanak (TK).
Taman Kanak-kanak yang dibangun Putri Candrawathi bernama TK Kemala Bhayangkari 28.
Peran Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J
Seperti Ferdy Sambo, yang sama-sama ditetapkan sebagai tersangka dan sudah terlebih dahulu ditahan, Putri Candrawathi turut mengambil peran dalam Perkara Pembunuhan Brigadir Joshua berdasarkan keterangan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Jakarta, Sabtu 20 Agustus 2022.
Putri Candrawathi diduga terkait dalam upaya untuk melakukan Obstruction of Justice, yaitu menghambat dan menghalangi proses hukum dalam kasus tindak pidana. Hal itu berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian pembunuhan Brigadir J, di mana Putri Candrawathi terekam di lokasi kejadian.
Saat itu, Putri Candrawathi ada di rumah pribadinya di Saguling Tiga, Jakarta Selatan ketika Ferdy Sambo menanyakan kepada ajudannya Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Bripka Ricky Rizal atau bripka RR tentang kesanggupannya menghabisi nyawa Brigadir J.
Berita Terkait
-
Sambil Menangis, Pesan Putri Candrawathi: Untuk Anak-anakku Sayang, Tetap Gapai Cita-citamu
-
Anak Putri dan Ferdy Sambo Usia 1,5 Tahun Dititipkan ke Nenek, Febri Diansyah: Ini Situasi Tak Mudah
-
Resmi Kenakan Baju Tahanan, Ini Kata Putri Candrawathi
-
Resmi Ditahan, Putri Candrawathi: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti Ini
-
Banyak Tahanan Punya Balita, Legislator Demokrat soal Penahanan Istri Sambo: Hukum Itu Equal, Jangan Bedakan Status!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup