SuaraJogja.id - Polsek Kretek berhasil mengamankan delapan pelajar pelaku perusakan fasilitas sekolah di SMP Negeri 2 Kretek. Oleh pihak kepolisian, kasus tersebut ditindaklanjuti dengan berakhir damai setelah ada mediasi antara para pelaku dengan pihak sekolah.
Kapolsek Kretek Kompol Yosephine Iswantari mengatakan pihak sekolah tidak melanjutkan ke proses hukum selanjutnya mengingat para pelaku masih tercatat sebagai pelajar. Selain itu pihak SMP Negeri 2 Kretek juga mempertimbangkan masa depan para pelaku.
Mulanya berdasarkan informasi yang didapatkan, para pelaku melakukan perusakan karena kekecewaan yang muncul setelah salah satu siswa telah dikeluarkan dari sekolah tersebut. Siswa tersebut kemudian mengajak teman-temannya dari sekolah lain untuk melakukan perusakan fasilitas sekolah.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kretek Setyo Marwoto mengatakan, siswa yang bersangkutan tidak dikeluarkan dari sekolah, akan tetapi dengan kesadaran sendiri mengundurkan diri setelah terjadi kesepakatan dengan orang tua siswa tersebut.
"Karena memang luar biasa, ini (siswa yang bersangkutan) kerap membuat kegaduhan, sering kelahi. Dia tidak dikeluarkan sekolah, tapi sesuai kesepakatan, mengulangi perbuatannya akan mengundurkan diri," kata Setyo.
Diduga karena kecewa dengan keputusan sendiri, siswa tersebut pun melakukan perbuatan perusakan. Namun dengan demikian pihaknya memaafkan pelaku disertai penggantian beberapa fasilitas yang telah dirusak.
"Karena memang yang siswa itu telah melanggar kesepakatan awal," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pelajar Kotori hingga Lempari Batu ke Gedung SMP Negeri 2 Kretek, Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi
-
Kenalan Lewat Aplikasi Jejaring Sosial, Motor Milik Mahasiswi di Bantul Dibawa Kabur Teman Barunya
-
Prihatin Kondisi SD Negeri 003 Kundur, Atap Hampir Roboh dan Jendela Dimakan Rayap, Apa Tindakan Pemda?
-
Bawa Kabur Motor Pinjaman Korbannya, Pria Asal Purbalingga Dicokok Polsek Kretek
-
Bobol Rumah Kosong di Bantul, Polsek Kretek Berhasil Bekuk Komplotan Pencuri Kurang dari 24 Jam
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo