SuaraJogja.id - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang menewaskan 131 korban menjadi perhatian dunia saat ini. Bahkan media asing ikut menyoroti insiden yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam tersebut.
Hal itu juga mendorong sejumlah suporter bola di Jawa Tengah dan DIY, sepakat berdamai, seperti PSIM Jogja, Persis Solo dan juga PSS Sleman. Aksi damai juga dilakukan serentak di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Selasa (4/10/2022) malam.
Aksi damai tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat Jogja. Banyak dari mereka yang mengapresiasi aksi tersebut dan berharap rivalitas antar suporter sepakbola tak harus berakhir dengan ricuh, bahkan sampai memakan korban jiwa.
Berita Terkait
-
Aksi Solidaritas Antar Suporter untuk Kanjuruhan, Gelar Doa Bersama di Stadion Mandala Krida Jogja
-
FOTO: Mural dan Spanduk Seruan Hentikan Rivalitas Antarsuporter Lewat Jargon Mataram is Love di Sudut Kota Jogja
-
Jogja Police Watch Kecam Keras Komentar Akun Twitter Polsek Srandakan Terkait Peristiwa di Kanjuruhan: Sungguh Memalukan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris