SuaraJogja.id - Pasangan suami istri asal Padukuhan Gading VII Kalurahan Gading Kapanewon Playen Gunungkidul, Jumingin (58) dan Tutik (54) ini harus gigit jari. Kamis (6/10/2022) sore rumah mereka dibobol maling. Akibatnya uang tunai dan perhiasan yang mereka simpan amblas digondol maling
Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi menuturkan aksi pencurian tersebut diperkirakan dilakukan pada Kamis Siang saat rumah tersebut sepi. Seharian penuh, rumah pasangan suami istri ini memang dalam keadaan kosong karena mereka pergi bekerja.
"Mereka pergi bekerja sejak pagi dan pulang sore hari. Jadi rumah mereka selalu kosong,"kata dia, Kamis malam.
Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui ketika Tutik baru saja pulang dari bekerja Kamis sore sekira pukul 16.30 WIB. Ketika tiba di rumah, tidak ada perasaan curiga sama sekali karena semuanya terlihat normal.
Tutik kemidian langsung masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamarnya untuk ganti pakaian. Namun seketika itu Tutik kaget karena ternyata kondisi di dalam kamar acak-acakan. Pakaian mereka di dalam lemari sudah sebagian berceceran.
"Ibu Tutik kemudian bergegas memeriksa barang-barang yang disimpannya,"kata dia.
Benar saja, ternyata uang tunai dan beberapa perhiasan sudah tidak ada di tempatnya. uang tunai Rp.4.000.000, Perhiasan Gelang 10 gram senilai Rp.7.000.000, Perhiasan cincin 5 gram senilai Rp.3.500.000 dan Perhiasan kalung 6 gram senilai Rp.2.000.000 telah raib.
Kemudian Tutik kemudian berteriak meminta tolong dan memanggil tetangganya. Dia kemudian menelpon suami serta anaknya untuk segera pulang karena rumahnya dibobol pencuri.
"Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Playen,"tambah Hajar.
Baca Juga: Wacana Pemkab Gunungkidul Naikkan Retribusi ke Pantai, PHRI Beri Tanggapan Begini
Usai mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan olah TKP dan mencari keterangan saksi. Pelaku diperkirakan masuk ke dalam rumah melalui dapur belakang rumah tersebut.
Dari keterangan para saksi diperoleh informasi jika pada saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan sepi. Lokasi kejadian berada di pinggir jalan raya. Pos ronda di sebelah utara rumah korban sering di gunakan nongkrong orang yang tidak dikenal.
"Sehari sebelum kejadian korban melihat seseorang yang tidak dikenali menggunakan sepeda motor vario berhenti di samping rumahnya,"ujar dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta