SuaraJogja.id - Fahri Hamzah memberikan kritikan keras kepada Hillary Brigitta Lasut usai melaporkan Mamat Alkatiri kepada pihak kepolisian buntut dari roastingan komedian asal Fak Fak yang dinilai melebihi batas.
Sebuah akun TikTok @klipfahri membagikan sebuah video pendek Fahri Hamzah yang diyakini merupakan tanggapan atas dilaporkannya Mamat Alkatiri ke pihak kepolisian oleh politikus Partai Nasdem yang menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI tersebut.
Menurut Fahri Hamzah adanya kritikan dari kalangan anak muda dengan gayanya yang baru seharusnya hal itu disyukuri dan diberikan ruang untuk menyampaikan apresiasinya.
"Kalau ada anak-anak muda yang mulai belajar mengkritik pemerintahan dengan gaya dia yang baru dan sebagainya, itu harus disyukuri dan dinikmati diberi tempat bahkan diberi apresiasi," ungkap Fahri Hamzah dilansir dari akun TikTok @klipfahri (7/10/2022).
Mantan Anggota DPR RI itu menceritakan bahwa di masa jabatannya ia bersama Anggota DPR lainnya pernah mengadakan lomba kritik DPR setelah banyak temuan orang memaki-maki DPR. Bahkan Fahri Hamzah ingin mengekstensi lomba memaki-maki Anggota DPR.
"Sebab menurut saya jabatan publik dan pejabat publik dan maki-maki itu adalah satu keniscayaan. Dia digaji untuk perform lebih baik dari hari ke hari. Kalau dia turun performanya boleh dimaki-maki sebab dari underperformnya dia itu bisa menyebabkan kemiskinan banyak pihak," tegas Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah menekankan supaya kebebasan tumbuh agar anak muda bisa menemukan caranya sendiri untuk mengekspresikan kebebasannya.
"Inovasi, awalnya adalah kebebasan. Kalau mau kelas menengah kita banyak, awalnya adalah kebebasan. Beri ruang kepada kebebasan dan persempit ruang gerak negara untuk membatasi kebebasan orang. Kalau sekedar perbedaan pendapat dianggap tersinggung, bangsa ini meng-entertain orang tersinggung," imbuhnya.
Mana ada negara besar kalau meng-entertain orang tersinggung? Orang itu tidak boleh gampang tersinggung, harus mentalnya baja. Kata pak Jokowi kan bangsa kita bermental baja. Tapi sedikit-sedikit lapor, sedikit-sedikit tersinggung, ya kan," sindir Fahri Hamzah.
Baca Juga: 3 Tips Menyikapi Orang Judgemental, Tidak Semua Harus Diambil Hati
Selain itu Fahri Hamzah juga menyentil sedikit tentang Luhut Binsar Pandjaitan yang merasa tersinggung setelah dituduh melakukan praktik korupsi.
"Kayak Pak Luhut saya mohon maaf aja, salah itu caranya itu. Apa urusan tersinggung? ceritakan aja bahwa Anda gak korupsi. Cukup Begitu aja gak usah pakai hukum, lalu orang jadi tersangka. Udah gitu ya modusnya itu, orang itu ditersangkakan aja, supaya berhenti ngomong. Gak diapa-apain. Ada berapa ratus orang sudah jadi tersangka tidak diteruskan. Kenapa? Membuat dia status quo supaya tidak ngomong, nah itu salah dong," tutupnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar