SuaraJogja.id - Mochamad Iriawan mengungkapkan jika dirinya telah melakukan tanggung jawabnya sebagai Ketua Umum PSSI atas Tragedi Kanjuruhan yang telah menelan ratusan korban jiwa.
Menurut Iwan Bule, sapaan akrabnya, dengan cara ada di Malang merupakan sebuah bentuk pertanggungjawabannya. Ia mengklaim jika tak memiliki rasa tanggung jawab tentu dirinya hanya akan tinggal di Jakarta dan tidak berkunjung ke rumah keluarga para korban.
"Bentuk pertanggungjawaban saya adalah seperti sekarang (di Malang). Ini bentuk pertanggungjawaban saya sebagai Ketua Umum (PSSI). Saya kalau mau lepas tanggung jawab di Jakarta saja. Ini saya namanya mengunjungi, menunggui anggota gitu ya. (Saya berada) di Malang sampai selesai," ucap Ketua Umum PSSI Iwan Bule.
Dalam beberapa hari terakhir, melalui akun Instagram pribadinya, Iwan Bule kerap membagikan momen saat dirinya sedang berkunjung ke rumah keluarga para korban Tragedi Kanjuruhan.
Pernyataan Iwan Bule tersebut lantas mendapat respon positif dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia yang mengikuti kasus yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu Malam (1/10/2022). Tak sedikit dari mereka yang tetap memberikan dukungan kepada Iwan Bule untuk tetap menahkodai sepak bola Indonesia.
"Klo sya mh dukung terus pssi semoga lebih baik aja soalnya klo diganti blom tentu mju ...indo lagi on fire soalnya," ucap salah seorang netizen.
"Pak ibul sih masih ketum terbaik dari yg sebelum2nya semenjak era nurdin halid...dia doang ketua pssi yg masih mau dengerin masukan dari masyarakat pecinta bola...komunikasi dengan pemain dan pengurus timnas juga bagus...sayang aja tercoreng dengan tragedi ini..." ungkap netizen yang lain.
"Smntara Masih percaya sma pak Ibul , Coba Bandingin sma ketum yg sblmnya?? Lebih baik manaa??" komentar netizen lain memberikan perbandingan.
"Udah pak jangan dengerin para netizen yg bisanya protes nyalahin....mening bapa tanggungjawab urusin tragedi kanjuruan dan fokus benahi bola aja pak....netijenmah mulutnya banyak diladeni bikin emosi doang...." saran netizen yang lain.
Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan Total 678 Orang, 131 Meninggal dan 547 Terluka
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Korban Tragedi Kanjuruhan Total 678 Orang, 131 Meninggal dan 547 Terluka
-
Update Tragedi Kanjuruhan: 36 Korban Luka-luka Masih Dirawat Inap di Rumah Sakit
-
PSSI Segera Sosialisasikan UU SKN tentang Hak dan Kewajiban Suporter
-
Erick Thohir Dipuji Usai Lobi ke Presiden FIFA, Tak Ada Sanksi untuk Tragedi Kanjuruhan
-
Tokoh NU Sebut Pihak yang Menyalahkan Penonton di Tragedi Kanjuruhan Tak Beradab
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha