SuaraJogja.id - Presiden Joko Widodo (jokowi) baru saja melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2022-2027 di Istana Negara Jakarta, Senin (10/10/2022). Pelantikan dilakukan pasca masa jabatan lima tahun terakhir selesai pada hari yang sama.
Sri Sultan usai dilantik mengungkapkan, pelantikan kali ini dilakukan sesuai dengan Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY Nomor 13 Tahun 2012. Selain itu didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 90/P Tahun 2022 tentang Pengesahan Pemberhentian dan Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
"Sehingga bunyi keputusan presiden penetapan [gubernur dan wakil gubernur diy] sesuai dengan UU Nomor 13 th 2012 pada tanggal 10 [oktober] ini karena masa jabatan 5 tahunnya hari ini selesai. Jadi tepat waktu, pelantikan bisa dilaksanakan. Itu yg penting, peristiwa hari ini bagi kami," ungkapnya.
Menurut Sultan, penetapan kembali dirinya dan Paku Alam untuk memimpin DIY selama lima tahun kedepan sudah dilakukan DPRD DIY. Melalui proses panjang maka pada 9 Agustus 2022 lalu, 55 anggota DPRD DIY menyetujui penetapan tersebut.
Penetapan sebagai gubernur kali ini, lanjut Sultan untuk kelima kali bagi dirinya. Sultan sudah menjabat gubernur sejak dua puluh tahun terakhir.
"Kalau saya kira-kira sudah lima kali[ditetapkan gubernur], lima kali sampai hari ini. Ini berarti kira-kira sudah 20 tahun[jadi gubernur," ungkapnya.
Dengan kembalinya Sultan menjadi Gubernur, maka Pemda DIY akan fokus dalam melaksanakan empat program proritas. Yaitu pengentasan kemiskinan, ketimpangan wiayah, kecukupan pagan dan kelestarian lingkungan.
Di sektor pangan misalnya, DIY menerapkan program penanaman 35 ribu hektar tanaman pangan di kabupaten/kota. Para petani diberi kesempatan menggunakan tanah di DIY untuk ditanami beras dan tanaman lainnya dengan kontrak sepuluh tahun mendatang.
Untuk mencapai kecukupan pangan, lanjut Sultan, Pemda DIY juga melakukan verifikasi desa-desa di DIY yang berkecukupan pangan atau sebaliknya. Hal itu dilakukan karena terjadi perbedaan stok pangan di desa karena masalah geografis satu dengan lainnya.
"Verifikasi desa-desa mana yang kecukupan pangan, mana desa-desa yang belum kecukupan pangan karena kondisi geografisnya memang tidak memungkinkan utk surplus," tandasnya.
Sultan menambahkan, untuk meningkatkan sektor pariwisata, Pemda DIY saat ini juga fokus membangun infrastruktur seperti jalan tol. Pemda DIY fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol tahap pertama untuk rute Solo-Jogja selama lima tahun kedepan.
Sedangkan untuk pembangunan jalan tol tahap kedua Jogja Bawen rencananya baru akan dilakukan setelah Sol-Jogja selesai. Tol akan dibangun di kawasan Ringroad DIY ke arah Kulon Progo dan menuju Cilacap.
Pemda juga menyelesaikan pembebasan lahan untuk pembangunan tol. Sebab proses panjang dibutuhkan untuk pembebasan lahan milik masyarakat.
"Jalan tol sekarang sudah berjalan lagi, dalam artian pembebasan [tanah]. Karena yang terpenting dari proses pembangunan tol adalah pembebasan lahan. Namun sepertinya tidak mungkin seperti harapan pemerintah pusat yang ingin tahun 2024 [pembangunan tol] sudah selesai karena sempat terhenti dua tahun [akibat pandemi]. Hingga tahun 2024, diperkirakan baru sampai di perbatasan Jogja, dari arah Solo," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 2022-2027 di Istana Negara
-
Masih Penasaran Kenapa Sri Sultan Hamengku Buwono X Kembali Ditetapkan Jadi Gubernur DIY, Ini Penjelasannya
-
Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Presiden Jokowi Minta Segera Fokus Soal Pengendalian Harga Pangan dan Inflasi
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal