SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait kasus kekerasan seksual yang menimpa salah satu atlet gulat putri asal Bantul.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disdikpora, Isdarmoko, jika ditemukan kebenaran dari peristiwa tersebut, dapat dimungkinkan pihaknya akan melakukan pengusutan.
"Jelas kita akan melacak dan kalau perlu sampai ke pengusutan," terang Isdarmoko, Jumat (28/10/2022).
Isdarmoko mengaku bahwa pihaknya belum menerima laporan secara resmi atas kasus tersebut baik. Mengenai keputusan apapun, ia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut sesuai proses hukum yang ditempuh korban.
Ia pun menyayangkan tindakan tercela yang dilakukan oleh terduga pelaku yang dalam hal ini ialah pelatih korban sendiri. Sebab baik pelatih dan pembimbing mempunyai kewajiban untuk membangun karakter atlet.
"Secara resmi saya belum menerima laporan, hanya mendengar informasi. Kalau benar itu terjadi tidak kita harapkan," katanya.
Seperti diketahui korban mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelatihnya saat ia mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan PORDA XVI DIY 2022.
Berdasarkan kesaksian senior korban inisial AS (31), terduga pelaku mengirimkan pesan secara pribadi kepada korban untuk mengajaknya berlatih diluar jadwal rutin latihan.
"Mungkin karena korban masih semangat-semangatnya untuk latihan jadi menerima ajakan itu," katanya.
Baca Juga: Porbin Jadi Wadah Pembinaan Atlet Prestasi Nasional
Dengan didampingi orangtuanya, korban telah melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul. Sementara ini korban masih mengikuti alur pemeriksaan secara intensif dan mendapatkan layanan konseling dari psikolog.
Berita Terkait
-
Atlet Gulat Putri Asal Bantul Alami Dugaan Kekerasan Seksual oleh Pelatihnya, Polres Bantul: Ada Unsur Perbuatan Cabul
-
Depresi hingga Nekat Self Harm, Atlet Gulat Asal Bantul Diduga Alami Kekerasan Seksual oleh Pelatihnya Sendiri
-
KONI: Pelaku Penganiayaan Atlet Dayung Kabupaten Selayar Kelompok Pemuda
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta