Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 29 November 2022 | 10:56 WIB
Pekerja sedang mengerjakan konstruksi area tol yang nantinya akan menjadi akses bagi warga setempat, bila tol beroperasi, gambar diambil di kawasan Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Senin (19/9/2022). - (Kontributor SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

PPK Pengadaan Lahan Jalan Tol Jogja Bawen, M. Mustanir mengatakan, pembebasan tanah wakaf terdampak pembangunan jalan tol di Mlati dan di Seyegan, sejauh ini, sudah ada kesepakatan calon tanah pengganti dengan nadzir.  

Sebelumnya diketahui, ada empat bidang tanah wakaf terdampak tol Jogja-Bawen di seksi 1 (Junction Sleman - Banyurejo). Dua bidang berada di Tirtoadi, Mlati berbentuk tanah Masjid Nurul Huda di Padukuhan Sanggrahan dan tanah musala Al-Barokah di dusun Pundong IV.

Dua bidang lainnya berada di Seyegan. Berupa satu musala dan satu lahan produktif. 

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga: Apresiasi Gelaran Liga Dispora U-11, Danang Maharsa: Ini Jadi Ajang Pencarian Bibit Pemain Profesional dari Sleman

Load More