SuaraJogja.id - General Manager (GM) Yogyakarta International Airport (YIA), Agus Pandu Purnama menyatakan penerbangan internasional akan di bandara tersebut akan segera bertambah pada 2023. Terbaru, ada Thailand yang disebut menjadi destinasi tambahan baru penumpang dari dan menuju ke bandara di Kulon Progo tersebut.
"Iya benar, untuk sekarang masih progres," ujar Pandu, Minggu (1/1/2023).
Diketahui, hingga saat ini di YIA sudah melayani penerbangan internasional ke dua negara yakni Malaysia dan Singapura. Sedangkan untuk Thailand sendiri masih dalam proses persiapan.
Disampaikan Pandu, rute baru penerbangan internasional ke Negeri Gajah Putih itu rencananya bakal dilayani oleh maskapai Thai Smile Airways. Komunikasi antara maskapai dan otoritas bandara juga sudah berlangsung dalam beberapa waktu.
"Awalnya mereka menginginkan untuk tanggal 15 Januari ini buka (rute) Bangkok-YIA-Bangkok. Namun proses ini harus melewati agreement dulu dari dua negara, Indonesia dan Thailand," terangnya.
Ia berharap dalam waktu dekat sudah ada persetujuan dari kedua negara dan otoritas terkait mengenai penambahan rute baru internasional itu.
"Ya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada persetujuannya dari direktorat jenderal perhubungan udara di negara Thailand maupun Indonesia. Intinya sepakat untuk melakukan aggrement di dua negara, mudah-mudahan bisa secepatnya," harapnya.
Diungkapkan Pandu, rencana rute penerbangan baru ke Thailand ini otomatis akan turut menambah jumlah penerbangan internasional yang sudah beroperasi di YIA sejauh ini. Hingga kini tercatat ada total 80 penerbangan pulang-pergi di YIA.
Berdasarkan catatan yang ada dari jumlah penerbangan total tersebut empat penerbangan di antaranya adalah rute internasional yaitu Malaysia dan Singapura. Pihaknya berharap ke depan ada makin banyak penerbangan internasional yang bisa dilayani di YIA.
Baca Juga: Antisipasi Konflik Proyek Tol Jogja-YIA, Pemda DIY Libatkan RT/RW
"Total penerbangan kita per hari itu sda di 78-80 penerbangan. Kalau internasionalnya ada dua ke Kuala Lumpur dan Singapura ada dua. Lalu rencana nanti tambah Thailand. Mudah-mudahan tambah lagi ke seluruh negara Asean," tandasnya.
Berita Terkait
-
Proyek jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Dapat Jaminan Pendanaan Rp9,89 Triliun
-
Jelang Libur Natal dan Tahun, Bandara YIA Mulai Dipadati Penumpang
-
Bandara YIA Diprediksi Alami Lonjakan Penumpang di Masa Nataru, Sejumlah Maskapai Pilih Naikkan Kapasitas
-
Dua Maskapai Luar Negeri Disebut Siap Tambah Penerbangan di Bandara YIA, Direncanakan Mulai Desember
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta