SuaraJogja.id - Pemkab Gunungkidul akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY terkait kelanjutan pengelolaan objek wisata Pantai Gesing yang saat ini sedang dibangun sebagai pangkalan pendaratan ikan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Mohammad Arif Aldian, mengatakan Pantai Gesing, di Kawasan di Padukuhan Bolang, Kalurahan Girikarto sedang dibangun pangkalan pendaratan ikan (PPI), sehingga wisatawan tidak bisa menikmati pantai di titik-titik tertentu.
"Rencana, seluruh kawasan Pantai Gesing akan menjadi pelabuhan. Saat ini sedang dibangun pelabuhan, untuk prosesnya dari provinsi," kata Arif dilansir dari ANTARA, Senin (9/1/2023).
Menurut dia, ke depan pengelolaan Pantai Gesing perlu dibicarakan lebih lanjut dengan Pemda DIY, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan.
"Masalah pengaturan manajemen, perlu berkoordinasi lagi dengan Pemda DIY," jelas Arif.
Seperti diketahui, saat ini, Kawasan Pantai Gesing di sekitarnya berkembang berbagai objek wisata, mulai dari Teras kaca, hingga Heha Ocean View atau sering disebut Kawasan Wisata Girikarto.
Sebelum dibangun pelabuhan, pengunjung bisa mengabadikan momen nelayan yang hendak melaut atau baru saja pulang melaut dari atas tebing. Selain itu, untuk memotret goresan alam di tebing-tebing yang eksotik.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan pada 2022, pembangunan PPI Gesing memasuki tahap I. Pembangunan PPI Gesing tahap I dibangun di atas lahan seluas 54.445 meter persegi yang terdiri atas tanah milik Pemda DIY seluas 46.445 meter persegi dan tanah kasultanan atau Sultan Ground (SG) yang berada di Pantai Gesing seluas 8.000 meter persegi.
"Pembangunan PPI sepenuhnya oleh Pemda DIY. Kami berharap PPI akan meningkatkan hasil tangkapan ikan di wilayah Gunungkidul," harapnya.
Baca Juga: PT Digsi Kirim Somasi Terkait Tunggakan di Acara Pesparawi, Begini Tanggapan Pemda DIY
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh